Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

King Kobra Sembunyi di Tandon Air Bekas, Evakuasi Berlangsung Dramatis

Usay Nor Rahmad • Jumat, 3 Juli 2026 | 09:25 WIB
Petugas Disdamkarmat Kotim saat mengamankan king kobra yang bersembunyi di bawah tandon air bekas. (Disdamkarmat Kotim) 
Petugas Disdamkarmat Kotim saat mengamankan king kobra yang bersembunyi di bawah tandon air bekas. (Disdamkarmat Kotim) 

 SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Seekor ular king kobra membuat geger penghuni rumah di Jalan Metro TV Nomor 59, RT 16 RW 4, Kelurahan Ketapang, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamis (2/7/2026) petang.

Ular berbisa mematikan itu ditemukan bersembunyi di bawah tandon air bekas yang berada di samping rumah warga.

Pemilik rumah, Muhammad Nurul Iman, segera menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kotim melalui layanan Emergency Call setelah mengetahui keberadaan ular tersebut.

Laporan diterima petugas sekitar pukul 18.29 WIB. Personel Peleton I kemudian bergerak menuju lokasi dan tiba sekitar pukul 18.49 WIB untuk melakukan penanganan.

Pelaksana Harian Kepala Peleton I Damkarmat Kotim Isra Hidayat mengatakan, setibanya di lokasi petugas langsung diarahkan menuju lokasi persembunyian ular.

"Petugas diarahkan ke samping rumah pelapor, tepatnya di bawah profil tank atau tandon air yang berada di samping rumah. Upaya penanganan langsung dilakukan dan ular king cobra berhasil diamankan," ujarnya.

Proses evakuasi berlangsung sekitar 17 menit. Meski ruang gerak petugas cukup terbatas karena posisi ular berada di bawah tandon air, ular king cobra (Ophiophagus hannah) akhirnya berhasil dievakuasi tanpa menimbulkan korban.

Setelah ular berhasil diamankan, petugas memberikan edukasi kepada pemilik rumah dan warga sekitar agar tetap menjaga kebersihan lingkungan, memangkas semak-semak di sekitar rumah, serta segera melapor apabila kembali menemukan satwa liar.

Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian tersebut. Operasi penanganan dinyatakan selesai sekitar pukul 19.07 WIB dan seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat pada pukul 19.23 WIB.

Damkarmat Kotim mengimbau masyarakat agar tidak mencoba menangkap sendiri ular berbisa yang masuk ke lingkungan permukiman karena dapat membahayakan keselamatan. Warga diminta segera menghubungi petugas agar penanganan dapat dilakukan secara aman dan sesuai prosedur. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#king kobra #sampit #kotim #MB Ketapang