Biawak Masuk Rumah, Warga Sampit Terluka Saat Coba Menangkap

Usay Nor Rahmad • Dipublikasikan Jumat, 26 Juni 2026 | 16:15 WIB
Petugas Disdamkarmat Kotim berhasil mengamankan biawak air yang masuk rumah warga di Jalan Kuini, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat (26/6/2026). Biawak tersebut juga sempat menginggit dan menakar warga yang hendak menangkapnya. (Disdamkarmat Kotim)
Petugas Disdamkarmat Kotim berhasil mengamankan biawak air yang masuk rumah warga di Jalan Kuini, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Jumat (26/6/2026). Biawak tersebut juga sempat menginggit dan menakar warga yang hendak menangkapnya. (Disdamkarmat Kotim)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Seekor biawak air (Varanus salvator) yang masuk ke dalam rumah warga di Jalan Kuini, RT 19, Kelurahan Mentawa Baru Hulu, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur, membuat penghuni rumah panik, Jumat (26/6/2026). Seorang anggota keluarga bahkan mengalami luka ringan setelah nekat mencoba menangkap satwa tersebut.

Peristiwa itu terjadi sekitar siang hari. Sebelum meminta bantuan petugas, penghuni rumah berusaha mengevakuasi biawak yang bersembunyi di dalam rumah. Namun upaya tersebut justru berakhir dengan luka akibat cakaran satwa liar itu.

Setelah kejadian tersebut, warga melaporkan peristiwa itu kepada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Kotawaringin Timur pada pukul 13.33 WIB.

Kepala Peleton I kemudian mengerahkan Regu I menuju lokasi. Petugas berangkat sekitar pukul 13.43 WIB dan tiba enam menit kemudian.

Sesampainya di lokasi, petugas mendapat informasi bahwa biawak masih bersembunyi di belakang sofa ruang tamu. Tim langsung melakukan evakuasi menggunakan peralatan penyelamatan.

Dalam waktu singkat, biawak berhasil diamankan tanpa menimbulkan korban maupun kerusakan tambahan. Operasi penanganan dimulai pukul 13.50 WIB dan dinyatakan selesai sekitar pukul 13.54 WIB.

Berdasarkan laporan petugas, korban mengalami luka ringan akibat cakaran kuku biawak saat berusaha menangkap satwa tersebut sebelum Damkarmat tiba di lokasi.

"Pelapor menyampaikan bahwa sebelum meminta bantuan Damkarmat, anggota keluarga sempat hendak menangkap biawak, namun belum berhasil dan mengalami luka karena terkena cakaran kuku biawak," ungkap Kepala Peleton Piket Jaga Disdamkarmat Kotim Akhmad Ilham Wahyudi.

Setelah memastikan kondisi rumah aman, seluruh personel kembali ke Markas Komando Damkarmat untuk melanjutkan tugas siaga.

Damkarmat Kabupaten Kotawaringin Timur mengimbau masyarakat agar tidak menangani sendiri satwa liar yang masuk ke lingkungan permukiman. Selain membahayakan keselamatan, tindakan tersebut berpotensi membuat satwa menjadi lebih agresif.

Masyarakat diminta segera menghubungi petugas apabila menemukan biawak maupun satwa liar lainnya agar proses evakuasi dapat dilakukan secara aman dan profesional. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
biawak Disdamkarmat sampit kotim