SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Penerbangan perdana maskapai Super Air Jet rute Jakarta–Sampit dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026. Menjelang operasional perdana itu, berbagai persiapan dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kotim bersama pihak Bandara H Asan Sampit dan pemangku kepentingan terkait.
Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur (Kotim) Raihansyah mengatakan pihaknya terus melakukan koordinasi guna memastikan seluruh aktivitas penerbangan berjalan lancar.
Apalagi pada hari yang sama juga terdapat sejumlah agenda penerbangan lain, termasuk kedatangan jamaah haji dan penerbangan reguler.
Baca Juga: SPMB 2026 Diminta Transparan, Legislator Kotim Soroti Aspek Keadilan
“Karena ada beberapa kedatangan pesawat pada tanggal tersebut, maka seluruh pihak melakukan persiapan agar aktivitas di bandara tetap berjalan tertib dan lancar,” katanya.
Kehadiran maskapai Super Air Jet di Bandara H Asan Sampit tidak hanya diharapkan menambah pilihan transportasi udara bagi Kotim, tetapi juga memperluas jangkauan layanan bagi warga kabupaten sekitar.
Pemerintah daerah pun mulai menjajaki kolaborasi untuk meningkatkan pemanfatan rute baru tersebut.
Baca Juga: Kesetaraan Gender di Kotim Makin Baik, Peran Perempuan Kian Meningkat
Menurut Raihansyah, kehadiran Super Air Jet menjadi peluang untuk memperkuat konektivitas wilayah. Untuk itu, Pemkab Kotim berencana mengundang pemerintah daerah tetangga, khususnya Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Katingan, yang selama ini banyak memanfaatkan Bandara H Asan Sampit sebagai pintu transportasi udara.
Ia menilai dukungan daerah sekitar penting utnuk menjaga kberlanjutan layanan penerbangan. Selain memperluas akses masyarakat, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu meningkatkan tingkat keterisian penumpang pada rute yang dilayani maskapai tersebut.
Pesawat Super Air Jet berkapasitas 180 orang penumpang. Berdasarkan informasi dari pihak maskapai, untuk rute Jakarta-Sampit pada penerbangan perdana nanti tercatat sebanyak 80 orang penumpang, sementara rute Sampit-Jakarta 50 orang penumpang. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor