Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

 PT GAP Gelar Sosialisasi dan Simulasi Penanganan Karhutla  

Heru Prayitno • Jumat, 22 Mei 2026 | 09:51 WIB
Tim pemadam kebakaran antusias mengikuti simulasi dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan simulasi penanggulangan karhutla yang digelar PT Globalindo Alam Perkasa sebagai antisipasi dini terhadap ancaman karhutla, Rabu (20/5).    
Tim pemadam kebakaran antusias mengikuti simulasi dalam kegiatan sosialisasi pencegahan dan simulasi penanggulangan karhutla yang digelar PT Globalindo Alam Perkasa sebagai antisipasi dini terhadap ancaman karhutla, Rabu (20/5).    

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Perusahaan perkebunan kelapa sawit PT Globalindo Alam Perkasa (GAP) menggelar sosialisasi pencegahan serta simulasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, Rabu (20/5). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat upaya pencegahan karhutla, terutama pada musim kemarau yang rawan kebakaran.

Kegiatan tersebut melibatkan tim pemadam kebakaran perusahaan, relawan Masyarakat Bebas Api, aparatur desa, tokoh adat, serta tokoh masyarakat dari desa sekitar perusahaan. PT GAP juga menghadirkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kotawaringin Timur dan Dinas Lingkungan Hidup.

Senior Estate Manager PT Globalindo Alam Perkasa Otto Sihombing mengatakan, kegiatan ini merupakan langkah antisipatif untuk memperkuat pencegahan dan penanganan karhutla. Ia menegaskan bahwa upaya pencegahan menjadi prioritas utama perusahaan.

“Pencegahan adalah langkah terbaik. Melalui sosialisasi dan simulasi ini, kami berharap semua pihak lebih memahami dan siap menghadapi potensi karhutla,” ujarnya.

Ia menambahkan, PT GAP yang berada di bawah naungan Musim Mas Group juga memberikan dukungan peralatan kepada relawan di desa agar penanganan kebakaran dapat dilakukan lebih cepat.

Kepala Pelaksana BPBD Kotawaringin Timur Multazam mengapresiasi inisiatif perusahaan tersebut. Menurutnya, keterlibatan dunia usaha sangat penting karena keterbatasan personel, peralatan, dan anggaran pemerintah daerah dalam penanggulangan karhutla.

“Partisipasi seperti ini sangat membantu pemerintah dan bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain,” kata Multazam.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kotawaringin Timur, Dr. Titik Setiyowati, juga mengingatkan dampak serius karhutla terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat. Ia menegaskan larangan pembukaan lahan dengan cara dibakar serta mengingatkan adanya konsekuensi hukum.

Kotawaringin Timur diketahui memiliki tingkat kerawanan karhutla yang tinggi akibat sebaran lahan gambut yang luas dan mudah terbakar saat musim kemarau. Pemerintah daerah bersama berbagai pihak terus mendorong upaya pencegahan agar kejadian kabut asap seperti tahun-tahun sebelumnya tidak terulang.

Kegiatan sosialisasi dan simulasi ini telah rutin dilaksanakan setiap tahun oleh PT GAP. Para peserta tampak antusias mengikuti materi dan diskusi yang diberikan narasumber untuk meningkatkan pemahaman terkait pencegahan dan penanggulangan karhutla. (adv)

 

Editor : Heru Prayitno
#PT GAP #Kotawaringin Timur (Kotim)