Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Ular Besar Masuk Permukiman dan Serang Angsa Peliharaan Warga

Usay Nor Rahmad • Rabu, 6 Mei 2026 | 19:26 WIB
Seeekor angsa dewasa milik warga di Jalan Ir. H. Juanda XX, menjadi korban serangan ular, namun ular menghilang setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim datang. (Disdamkarmat Kotim)
Seeekor angsa dewasa milik warga di Jalan Ir. H. Juanda XX, menjadi korban serangan ular, namun ular menghilang setelah petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim datang. (Disdamkarmat Kotim)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com -  Warga di kawasan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, dibuat tegang setelah seekor ular besar diduga menyerang angsa peliharaan, Rabu sore (6/5/2026).

Insiden itu terjadi di Jalan Ir. H. Juanda XX. Ular berukuran besar yang diduga jenis ular sanca batik sempat terlihat mencoba memangsa angsa dewasa milik warga bernama Desi.

Menurut laporan, kemunculan ular pertama kali diketahui sekitar pukul 15.29 WIB. Tak lama berselang, tim Damkar langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Dalam hitungan menit, petugas tiba di tempat kejadian dan langsung melakukan penyisiran di area parit atau selokan, lokasi terakhir ular terlihat.

“Ular sempat hendak memangsa angsa dewasa, lalu kabur masuk ke selokan depan rumah,” kata Desi, warga yang melapor.

Petugas dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyalamayan Kotim pun melakukan pencarian intensif di dalam dan sekitar saluran tersebut. 

Namun, hingga proses penanganan selesai, ular tidak berhasil ditemukan.

Diduga kuat, reptil tersebut telah melarikan diri melalui jalur selokan yang terhubung ke saluran lain.

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, kemunculan ular besar di permukiman warga menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Terlebih, lokasi kejadian berada di kawasan padat penduduk.

Petugas sempat memberikan edukasi kepada pemilik rumah agar meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap hewan peliharaan dan aktivitas di sekitar saluran air.

Warga juga diminta segera melapor jika kembali melihat keberadaan ular tersebut.

Aksi cepat petugas memang berhasil merespons laporan dengan sigap. Namun, hilangnya ular tanpa jejak menjadi ancaman tersendiri yang masih mengintai di lingkungan tersebut. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#ular serang angsa #sampit #kotim #kalteng