Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Belanja Pemerintah Go Digital, Pemkab Kotim Genjot Produk Lokal

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 29 April 2026 | 20:53 WIB
ilustrasi
ilustrasi

 

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong peningkatan serapan produk lokal melalui optimalisasi belanja pemerintah berbasis digital.

Langkah ini dinilai penting untuk memperkuat peran pelaku usaha daerah sekaligus menggerakkan roda perekonomian lokal.

Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Setda Kotim Rifarna Montazriani mengatakan, pemanfaatan toko daring menjadi salah satu strategi utama agar pelaku usaha lokal dapat lebih mudah mengakses peluang pengadaan pemerintah.

Baca Juga: Megamart Pangkalan Bun Kembali Dibobol Maling

“Dengan memanfaatkan platform digital, pelaku usaha daerah memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dalam pengadaan barang dan jasa pemerintah. Ini menjadi uoaya konkret dalam memperkuat ekonomi lokal,” ujarnya.

Menurutnya, selama ini masih terdapat tantangan dalam meningkatkan partisipasi penyedia lokal, biak dari sisi pemahaman sistem digital maupjn kesiapan administrasi.

Oleh karena itu, pemerintah daerah terus mendorong peningkatan kapasitas pelaku usaha agar mampu bersaing dan beradaptasi dengan sistem pengadaan berbasis elektronik.

Baca Juga: Sempat Alami Ujian Rumah Tangga, Rizky Billar-Lesti Kejora Berhasil Bangun Keharmonisan

Ia menegaskan, arah kebijakan Pemkab Kotim ke depan adalah memperbesar porsi belanja pemerintah yang diserap oleh pelaku usaha lokal.

Dengan demikian, perputaran anggaran daerah dapat membrikan dampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi di wilayah setempat.

“Target kami bukan hanya meningkatkan jumlah penyedia yang terdaftar, tetapi juga memastikan mereka aktif dan mampu bertransaksi. Semakin banyak produk lokal yang masuk dalam katalog, maka semakin besar peluang terserap dalam belanja pemerintah,” jelasnya.

Baca Juga: Dari Hobi Jadi Cuan! Tren Terrarium di Sampit Berpeluang Tembus Pasar Ekspor

Selain itu, penggunaan platform digital juga dinilai mampu menciptakan an sistem pengadaan yang lebih transparan, efisien, dan akuntabel. Proses transaksi menjadi lebih cepat serta meminimalisasi potensi kendala administratif yang selama ini kerap dihadapi pelaku usaha.

Pemkab Kotim berharap dengan penguatan ekosistem pengadaan digital ini, pelaku usaha lokal tidak hanya menjadi penonton, tetapi mampu menjadi pelaku utama dalam memenuhi kebutuhan barang dan jasa pemerintah daerah.

Langkah ini juga diharapkan menjadi salah satu pendorong tumbuhnya usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang lebih mandiri, adaptfi terhadap teknologi, serta berdaya saing di tengah perkembangan ekonomi digital. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#belanja digital #produk lokal #platform #perekonomian #pemkab kotim