SAMPIT, radarsampit.jawapos.com — Puluhan warga di Jalan Teratai V Jalur 4, Kelurahan Ketapang, Sampit, mengikuti kegiatan senam rutin yang dikemas berbeda pada Minggu (26/4) pagi. Dalam rangka memperingati Hari Kartini, seluruh peserta senam yang tergabung dalam kelompok Senam Teratai Outdoor tampil mengenakan kebaya.
Kegiatan yang berlangsung meriah ini dipandu oleh tiga instruktur, yakni Dewi, Mawar, dan Agustin. Selain senam bersama, acara juga dirangkai dengan makan bersama yang semakin mempererat kebersamaan antarwarga.
Pengurus Senam Teratai Outdoor, Ny. Anwaryono, mengatakan bahwa kegiatan senam tersebut rutin dilaksanakan setiap Minggu pagi dan terbuka untuk umum. “Peserta tidak hanya dari lingkungan Teratai, tetapi juga dari luar. Kami juga sering mengadakan kegiatan tambahan seperti perlombaan pada momen tertentu, seperti Tahun Baru, Hari Valentine, Hari Kemerdekaan, dan Hari Kartini,” ujarnya.
Para peserta sekaligus admin Senam Teratai Outdoor, U'ut, Lina, dan Citra, mengaku antusias mengikuti kegiatan tersebut. Meski gerakan senam terasa lebih sulit karena mengenakan kebaya, ia tetap menikmati suasana.
“Seru sekali, walaupun agak susah. Hari Kartini perlu kita peringati. Kartini adalah sosok panutan perempuan, tokoh emansipasi yang menginspirasi,” kata Citra yang diamini U'ut dan Lina.
Pada kesempatan yang sama, instruktur senam Dewi menjelaskan bahwa olahraga memiliki banyak manfaat, terutama untuk menjaga daya tahan tubuh. Ia mengimbau masyarakat agar rutin berolahraga. “Senam itu bentuk mencintai diri sendiri. Lakukan olahraga minimal tiga kali dalam seminggu, konsisten, dan imbangi dengan pola makan sehat,” ujarnya.
Dewi juga menambahkan bahwa gerakan senam kali ini telah disesuaikan dengan penggunaan kebaya. “Tidak ada gerakan ekstrem, semua dibuat sederhana dan lembut. Yang penting peserta tetap happy, karena dari situ muncul aura kecantikan,” tambahnya.
Ketua RT 61 RW 07 Kelurahan Ketapang, Sarijo Eko, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, aktivitas positif seperti ini perlu terus didukung demi kesehatan dan keharmonisan warga. “Kegiatan ini sangat baik, sejalan dengan motto ‘Sehat untuk keluarga, rukun bersama warga’,” katanya.
Selain senam, warga setempat aktif dalam kegiatan gotong royong dan arisan untuk mempererat hubungan sosial. Ke depan, pihaknya akan mengadakan sosialisasi penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi peserta senam.
“Kami harap warga, khususnya ibu-ibu, dapat mengantisipasi kebakaran di dapur rumah tangga dan memahami penanganan pertama jika terjadi insiden,” ujar Sarijo. (yit)
Editor : Heru Prayitno