Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Suhu Perkotaan di Kalteng Tembus 33 Derajat, Warga Diminta Waspada Cuaca Ekstrem

Usay Nor Rahmad • Jumat, 17 April 2026 | 09:00 WIB
Langit cerah di atas Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam beberapa hari terakhir suhu udara saat siang cukup panas hingga 33 derajat dan mendadak mendung menjelang malam hari. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 
Langit cerah di atas Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dalam beberapa hari terakhir suhu udara saat siang cukup panas hingga 33 derajat dan mendadak mendung menjelang malam hari. (Usay Nor Rahmad/Radar Sampit) 

Radarsampit.jawapos.com – Cuaca panas masih mendominasi sejumlah wilayah perkotaan di Kalimantan Tengah. Berdasarkan prakiraan terbaru, suhu udara pada Sabtu (18/4/2026) diperkirakan mencapai 33 derajat Celsius di beberapa kota besar.

Kondisi tersebut terasa di sejumlah wilayah seperti Palangka Raya, Sampit, hingga Pangkalan Bun. Pada siang hari, suhu cenderung meningkat signifikan dan memicu rasa gerah akibat kelembapan udara yang juga tinggi, bahkan menyentuh angka hingga 100 persen.

Meski suhu cukup terik, masyarakat tidak bisa lengah. Perubahan cuaca masih berpotensi terjadi secara cepat. Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diperkirakan tetap mengguyur sejumlah wilayah, terutama di kawasan barat dan utara Kalimantan Tengah.

Fenomena ini membuat kondisi cuaca menjadi tidak menentu. Siang hari terasa panas menyengat, namun sore hingga malam berpotensi diguyur hujan yang bisa disertai petir dan angin kencang.

Kota-kota seperti Sukamara, Kotawaringin Barat, Lamandau, Barito Utara, hingga Murung Raya masuk dalam wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat tersebut.

Selain itu, hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah juga berpotensi mengalami hujan lokal berdurasi singkat. Meski singkat, hujan ini bisa disertai angin kencang bahkan puting beliung.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak yang mungkin ditimbulkan. Mulai dari genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Perpaduan suhu panas di siang hari dan hujan ekstrem di waktu tertentu menjadi ciri cuaca saat ini. Kondisi tersebut menuntut masyarakat untuk lebih berhati-hati, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#musim kemarau #kekebalan #sampah #Pangkalan Bun #kalteng