KUALA PEMBUANG, radarsampit.jawapos.com – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Seruyan didorong untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi digital dalam memasarkan produk. Upaya ini mulai dilakukan melalui pemanfaatan platform marketplace lokal Bantumarket.id yang resmi diperkenalkan pada Senin (13/4/2026).
Platform Bantumarket.id hadir sebagai sarana pemasaran daring yang memungkinkan pelaku usaha mempromosikan produk dan jasa dengan jangkauan lebih luas. Pendaftaran pada platform ini tidak dikenakan biaya, sehingga memudahkan pelaku UMKM untuk bergabung.
Penggagas Bantumarket.id, Saiful Mujab, mengatakan platform tersebut merupakan inovasi daerah untuk memperkuat daya saing UMKM lokal di tengah perkembangan teknologi.
“Melalui platform ini kami berharap pelaku UMKM dapat memasarkan produk dan jasa mereka secara lebih efektif, sekaligus memperluas akses pasar di tengah perkembangan teknologi digital,” ujarnya.
Ia menegaskan, digitalisasi menjadi langkah penting yang tidak dapat dihindari oleh pelaku usaha agar dapat berkembang lebih jauh.
“Dengan adanya platform ini, produk lokal diharapkan tidak hanya dikenal di tingkat daerah, tetapi juga mampu menembus pasar yang lebih luas,” tambahnya.
Bantumarket.id juga menyediakan berbagai kategori usaha, seperti kuliner, fashion dan aksesoris, kebutuhan harian, jasa layanan, hingga sektor pendidikan, pelatihan, dan properti. Hal ini memudahkan masyarakat untuk mencari berbagai produk dan layanan UMKM Seruyan dalam satu platform.
Saiful berharap semakin banyak pelaku UMKM memanfaatkan platform tersebut agar produk lokal Seruyan semakin dikenal dan memiliki daya saing yang lebih kuat. (rdw/yit)
Editor : Heru Prayitno