Radarsampit.jawapos.com – Masyarakat Kalimantan Tengah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem dalam tiga hari ke depan. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk periode 13 hingga 15 April 2026.
Dalam rilis resmi Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, kondisi atmosfer saat ini mendukung terbentuknya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.
Fenomena gelombang Kelvin yang aktif di wilayah Kalteng, ditambah adanya pertemuan dan perlambatan angin (konvergensi), menjadi faktor utama meningkatnya potensi pertumbuhan awan hujan.
Tidak hanya itu, kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer yang cukup kuat turut mempercepat proses pembentukan awan konvektif. Dampaknya, hujan dapat terjadi secara tiba-tiba dengan durasi relatif singkat, namun berpotensi disertai petir dan angin kencang.
Pada 13 April, wilayah yang berpotensi terdampak meliputi Seruyan, Kotawaringin Timur, Katingan, dan Murung Raya. Sementara pada 14 hingga 15 April, cakupan wilayah meluas hampir ke seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Gunung Mas, hingga Palangka Raya.
Khusus Kabupaten Kotawaringin Timur, termasuk Sampit, masuk dalam kategori wilayah rawan selama tiga hari berturut-turut. Kondisi ini menuntut masyarakat untuk lebih waspada, terutama terhadap perubahan cuaca yang terjadi secara cepat.
BMKG juga mengingatkan potensi dampak yang bisa ditimbulkan dari cuaca ekstrem tersebut. Mulai dari genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang. Bahkan, tidak menutup kemungkinan terjadinya angin puting beliung dalam skala lokal.
“Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang,” demikian peringatan yang disampaikan dalam rilis tersebut.
Bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan, disarankan untuk selalu memantau perkembangan cuaca terkini serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat hujan deras disertai angin.
BMKG juga membuka layanan informasi cuaca selama 24 jam bagi masyarakat yang membutuhkan update terkini. Informasi dapat diakses melalui website resmi maupun media sosial BMKG Kalteng.
Dengan potensi cuaca yang dapat berubah cepat, kewaspadaan menjadi kunci untuk meminimalkan risiko yang ditimbulkan. (oes)
Editor : Slamet Harmoko