SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Ketua DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Juliansyah mengapresiasi pembangunan Jembatan Garuda di Desa Barunang Miri, Kecamatan Parenggean.
Ia menyebut, kehadiran jembatan gantung bantuan Presiden Prabowo Subianto itu sangat membantu masyarakat yang selama ini masih bergantung pada rakit untuk menyeberangi sungai.
“Dengan adanya jembatan ini kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden. Ini sangat membantu masyarakat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
Baca Juga: Kotim Targetkan Seluruh Desa Teraliri Listrik pada 2027, Mungkinkah Tercapai?
Menurutnya, Jembatan Garuda akan mempermudah aktivitas warga, terutama anak-anak yang setiap hari harus menyeberang untuk pergi ke sekolah.
Selain itu, distribusi hasil pertanian seperti sayur-mayur juga akan lebih lancar menuju pasar.
Juliansyah menambahkan, jembatan tersebut juga memperkuat konektivitas antarwilayah. Akses menuju Desa Bungkus di Kecamatan Tualan Hulu, kawasan transmigrasi, serta Desa Baringin Tunggal Jaya kini menjadi lebih mudah.
Baca Juga: Kebocoran Elpiji Picu Kebakaran di Warung Makan
Meski demikian, ia menilai kebutuhan infrastruktur di wilayah itu masih besar. Salah satu yang mendesak adalah pembangunan jembatan beton di Dusun Tandang sebagai penghubung kawasan permukiman dan jalur transmigrasi.
“Jembatan beton di Dusun Tandang sangat dibutuhkan, khususnya untuk jalur H mulai SP2, SP3 hingga SP7,” jelasnya.
Baca Juga: Literasi Keuangan Jadi Benteng Hadapi Investasi Bodong dan Penipuan Online
Ia mengungkapkan, usulan pembangunan tersebut telah berulang kali diajukan ke pemerintah daerah, bahkan sejak masa Bupati sebelumnya. Namun hingga kini belum terealisasi karena keterbatasan anggaran.
“Kami berharap pemerintah daerah dapat memprioritaskan pembangunan jembatan beton tersebut demi menunjang mobilitas dan perekonomian masyarakat di wilayah itu,” harapnya. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor