SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Di tengah tekanan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga, GBI Filadelfia Sampit memilih merayakan Paskah dengan aksi nyata. Pada Sabtu (4/4/2026), ratusan paket sembako bersubsidi, layanan kesehatan gratis, hingga bazar UMKM dihadirkan bagi masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Sejak pagi, halaman gereja dipadati warga yang datang dengan penuh harap. Mereka mengantre tertib untuk mendapatkan paket sembako murah, memeriksakan kesehatan, hingga mengunjungi stan-stan bazar pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang turut meramaikan kegiatan.
Kegiatan ini diikuti tidak hanya oleh jemaat gereja, tetapi juga warga sekitar dari berbagai latar belakang. Mereka yang hadir tidak hanya beragama Kristen, melainkan juga berasal dari beragam agama, suku, dan golongan yang ada di lingkungan tersebut.
Ketua panitia pelaksana, Patrick Loys, didampingi tokoh gereja Kemikson Tarung, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian gereja terhadap masyarakat sekitar sekaligus refleksi makna Paskah.
“Kami ingin Paskah ini benar-benar dirasakan manfaatnya, bukan hanya untuk jemaat, tapi juga masyarakat di sekitar gereja,” ujar Patrick Loys.
Menurutnya, kegiatan tahun ini sengaja dipusatkan di gereja, berbeda dari biasanya yang diisi dengan retreat di Ujung Pandaran yang dilaksanakan dua tahun sekali.
“Karena ini bukan tahun pelaksanaan retreat, kami memilih membuat kegiatan berbagi kasih di gereja. Ada pasar murah, cek kesehatan gratis bekerja sama dengan Dinas Kesehatan, dan juga bazar UMKM,” jelasnya.
Sebanyak 200 paket sembako disiapkan panitia dalam kegiatan tersebut. Setiap paket berisi beras 5 kilogram, minyak goreng 1 liter, gula 1 kilogram, dan satu kaleng sarden. Jika dinilai, paket tersebut mencapai sekitar Rp100 ribu, namun masyarakat dapat menebusnya dengan harga Rp50 ribu.
Tak hanya menyasar jemaat, kegiatan ini terbuka untuk umum. Warga yang tinggal di sekitar gereja, termasuk yang bukan bagian dari lingkungan RT setempat, tetap diberikan kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan.
“Ini untuk umum, tidak melihat jemaat atau bukan. Selama masyarakat di sekitar sini, semua kami rangkul,” tegasnya.
Selain pasar murah, layanan cek kesehatan gratis juga menjadi daya tarik tersendiri. Ratusan warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk memeriksa kondisi kesehatan mereka, mulai dari pengecekan tekanan darah hingga konsultasi kesehatan ringan secara cuma-cuma.
Sementara itu, bazar UMKM memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produk mereka, sekaligus menambah semarak kegiatan Paskah yang berlangsung penuh kebersamaan.
Bagi panitia, kegiatan ini bukan sekadar agenda tahunan, melainkan bentuk pengamalan nilai pengorbanan dan kasih yang menjadi inti peringatan Paskah.
“Paskah mengajarkan kita untuk berkorban dan berbagi. Harapannya, kegiatan ini bisa sedikit meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan,” tambah Patrick Loys.
Melalui kegiatan ini, GBI Filadelfia Sampit berharap dapat terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari kehidupan sosial yang inklusif dan penuh kepedulian.(ang)
Editor : Slamet Harmoko