Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Konvergensi Picu Hujan Lebat, Kalteng Siaga Cuaca Ekstrem

Usay Nor Rahmad • Sabtu, 4 April 2026 | 15:45 WIB
MENDUNG: Cuaca mendung menjelang hujan di Kotawaringin Timur (Dok.Oes/Radar Sampit)
MENDUNG: Cuaca mendung menjelang hujan di Kotawaringin Timur (Dok.Oes/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Aktivitas cuaca di wilayah Kalimantan Tengah sedang tidak bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang bisa disertai petir dan angin kencang dalam tiga hari ke depan, 4–6 April 2026.

Pemicu utama kondisi ini adalah fenomena konvergensi atau belokan angin yang terpantau di wilayah Kalteng. Kondisi tersebut menyebabkan perlambatan kecepatan angin dan mendorong pertumbuhan awan hujan secara signifikan.

Tak hanya itu, kelembapan udara yang tinggi serta labilitas atmosfer lokal yang cukup kuat turut memperbesar peluang terjadinya hujan dengan intensitas sedang hingga lebat, bahkan berpotensi ekstrem di sejumlah wilayah.

BMKG mencatat, hampir seluruh kabupaten di Kalimantan Tengah berpotensi terdampak. Di antaranya Kotawaringin Timur, Kotawaringin Barat, Seruyan, Katingan, Kapuas, hingga Kota Palangka Raya.

Meski sebagian hujan bersifat lokal dengan durasi singkat, dampak yang ditimbulkan tidak bisa dianggap remeh. Masyarakat diminta mewaspadai potensi genangan air, banjir, tanah longsor, hingga pohon tumbang.

Selain itu, angin kencang bahkan puting beliung juga berpeluang terjadi secara tiba-tiba, terutama saat pertumbuhan awan hujan sedang intens.

BMKG mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Pengendara juga diminta berhati-hati karena kondisi jalan licin dan jarak pandang yang bisa menurun drastis saat hujan lebat.

Dengan kondisi atmosfer yang dinamis ini, warga Kalteng diharapkan tidak lengah dan selalu siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem yang bisa terjadi sewaktu-waktu. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#cuaca ekstrem #sampit #kalteng #hujan lebat