SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), disambut kabut tebal pada Rabu pagi (1/4/2026). Fenomena ini membuat jarak pandang sempat turun drastis hingga hanya 0,2 kilometer atau sekitar 200 meter.
"Jarak pandang tertutup kabut, kalau berkendara hendaknya menyalakan lampu," ungkap Rahmad, salah seorang warga Sampit.
Berdasarkan data Stasiun Meteorologi Haji Asan Sampit (BMKG Kotim), pada pukul 06.00 WIB kondisi cuaca terpantau berkabut dengan suhu 24,4 derajat Celsius dan kelembapan udara mencapai 99 persen. Angin bertiup lemah dari arah tenggara dengan kecepatan sekitar 4 km/jam.
Baca Juga: Kebakaran Rumah di Jalan Kembali 5 Sampit, Pemilik Ternyata Tak Ada di Lokasi
Memasuki pukul 07.00 WIB, kondisi mulai berangsur membaik. Jarak pandang meningkat menjadi 3 kilometer, meski masih diselimuti kabut tipis (mist). Suhu udara sedikit naik menjadi 24,8 derajat Celsius, dengan kelembapan tetap tinggi di angka 99 persen. Arah angin juga berubah dari barat daya dengan kecepatan yang sama.
Kabut tebal ini diduga dipengaruhi oleh tingginya kelembapan udara pada pagi hari serta kondisi angin yang relatif tenang, sehingga uap air terkumpul di permukaan.
Baca Juga: Kabut Asap Kepung Kota Sampit saat Pagi Hari
Pengendara diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas, terutama di ruas jalan yang minim penerangan, guna menghindari risiko kecelakaan akibat jarak pandang terbatas.
Sementara itu, aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa, meski sebagian warga mengaku harus lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah pada pagi hari. (oes)
Editor : Slamet Harmoko