Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Arus Mudik di Pelabuhan Sampit Tembus 4.083 Orang

M. Akbar • Selasa, 17 Maret 2026 | 11:20 WIB

Aktivitas penumpang naik kapal untuk mudik. (Akbar/Radar Sampit)
Aktivitas penumpang naik kapal untuk mudik. (Akbar/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Arus mudik melalui Pelabuhan Sampit terus meningkat menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Hingga H-5 Lebaran, jumlah penumpang yang berangkat dari pelabuhan tersebut tercatat mencapai 4.083 orang.

Kasi Lalu Lintas Angkutan Laut dan Usaha Pelabuhan KSOP Kelas III Sampit, Gusti Muchlis, mengatakan ribuan pemudik tersebut diberangkatkan menggunakan empat kapal yang melayani rute dari Sampit menuju Surabaya dan Semarang.

“Sampai H-5 Lebaran, keberangkatan KM Lawit tujuan Semarang membawa sekitar 1.400 penumpang. Secara keseluruhan sudah ada empat kapal yang melayani rute Sampit ke Surabaya dan Semarang, sehingga total penumpang berangkat mencapai 4.083 orang,” kata Muchlis, Selasa (17/3/2026).

Selain arus keberangkatan, jumlah penumpang yang tiba di Pelabuhan Sampit juga tercatat cukup tinggi.

Berdasarkan data sejak 13 hingga 16 Maret 2026, total penumpang yang turun mencapai 950 orang.

“Untuk KM Lawit, jumlah penumpang yang turun kemarin sebanyak 487 orang. Secara keseluruhan dari empat kapal, total penumpang turun sampai saat ini mencapai 950 orang,” jelasnya.

Muchlis menambahkan, pihak pelabuhan sebelumnya telah menerapkan strategi percepatan proses naik penumpang guna mengantisipasi terjadinya penumpukan di area pelabuhan.

“Alhamdulillah kemarin ada tiga kapal yang beroperasi. Untuk menghindari penumpukan penumpang, kami melakukan strategi dengan memulai proses naik penumpang lebih awal dan berjalan lancar,” katanya.

Ia juga mengungkapkan tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi laut untuk mudik terlihat dari penjualan tiket beberapa kapal yang telah habis terjual menjelang hari keberangkatan.

Menurutnya, kapal KM Kalimutu yang dijadwalkan berangkat pada 18 Maret diperkirakan penuh karena tiketnya telah habis terjual.

Bahkan kapal terakhir untuk angkutan mudik pada 19 Maret, termasuk yang dioperasikan oleh Dharma Lautan Utama, juga dilaporkan telah kehabisan tiket.

“Informasi yang kami terima, tiket untuk keberangkatan 18 Maret sudah habis terjual. Begitu juga kapal terakhir pada 19 Maret, tiketnya juga sudah habis menjelang hari H Lebaran,” pungkasnya. (ktr-2/sla)

Editor : Slamet Harmoko
#mudik #mudik lebaran #Pelabuhan Sampit #pelni