SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Halikinnor mengimbau masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak menyalakan petasan maupun bunyi-bunyian yang dapat mengganggu pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadan.
Imbauan tersebut disampaikan sebagai upaya menjaga kekhusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah di bulan penuh berkah. Ia menegaskan, peran orang tua dna generasi muda sangat penting dalam menciptakan suasana yang aman dan kondusif di lingkungan masing-masing.
“Kami mengimbau, baik kepada orang tua maupun anak muda, agar tidak membunyikan petasan atau bunyi-bunyian lainnya yang dapat menimbulkan kegaduhan dan menganggu pelaksanaan ibadah di bulan mulia ini,” ujar Halikinnor.
Ia berharap masyarakat dapat mednukung imbauan tersebut secara bersama-sama, dimulai dari lingkungan tempat tinggal masing-masing. Dengan demikian, suasana Ramadan dapat berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kekhusyukan.
Selain itu, Halikinnor juga mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan keamanan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Menurutnya, lingkungan yang tertib dan terjaga akan menciptakan kenyamanan bagi seluruh warga.
Halikinnor menuturkan, bulan Ramadan merupakan waktu yang tepat untuk memperkuat rasa kepedulian sosial dan mempererat kebersamaan di tengah masyarakat, sekaligus menmastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Untuk itu, Pemkab Kotim bersama Polres Kotim dan Kantor Kementerian Agama Kotim telah menerbitkan imbauan bersama yang mengatur berbagai hal yang berpotensi mengganggu ketertiban, mengurangi kekhusyukan ibadah, serta melemahkan nilai toleransi antarwarga.
Ia menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menaati imbauan tersebut agar pelaksanaan ibadah selamaRamadan dapat berlangsung dengan nyaman dan penuh ketenangan. Menurutnya, suasana yang tertib dan harmonis menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban, menghormati satu sama lain, dan menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki diri serta memperkuat persatuan,” pungkasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor