SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Harga telur ayam di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit mengalami kenaikan sejak awal Ramadan.
Kenaikan terjadi pada seluruh ukuran telur, meski permintaan dari masyarakat masih sama seperti hari biasa.
Salah seorang pedagang telur di PPM Sampit Mansyur menyebutkan, harga telur saat ini berkisar Rp62.000 per piring/tray untuk ukuran kecil, Rp64.000 ukuran sedang, dan Rp66.000 untuk ukuran besar atau jumbo. Setiap piring berisi 30 butir telur.
Harga tersebut mengalami kenaikan dibandingkan awal Ramadan lalu. Saat itu, telur ukuran kecil masih dijual di kisaran Rp55.000 hingga Rp58.000 per piring/tray, ukuran sedang sekitar Rp60.000, dan ukuran besar Rp62.000 per piring/tray.
“Harga sudah naik dari beberapa hari yang lalu. Awal puasa masih lebih murah, sekarang semua ukuran sudah naik,” ujarnya saat ditemui di PPM Sampit, Selasa (24/2/2026).
Meski harga mengalami kenaikan, Mansyur menyebut permintaan telur dari masyarakat belum menunjukkan lonjakan signifikan. Aktivitas pembelian masih relatif normal, belum seperti kondisi menjelang Hari Raya Idulfitri.
“Permintaan masih biasa saja, seperti hari biasa, belum terlalu meningkat,” katanya.
Ia memperkirakan permintaan telur akan mulai meningkat memasuki pertengahan Ramadan. Hal itu biasanya dipicu oleh kebutuhan masyarakat untuk membuat berbagai jenis kue khas Lebaran.
“Biasanya mendekati Lebaran, mungkin minggu kedua atau minggu kteiga Ramadan mulai ramai, karena banyak yang beli untuk bikin kue,” jelasnya.
Selain itu, harga telur diprediksi masih berpotensi mengalami kenaikan lagi menjelang Lebaran, seiring meningkatnya permintaan pasar. Sementara itu, untuk pasokan telur yang dijual di tokonya berasal dari wilayah Jawa Timur.
Pada momen Lebaran biasanya harga kebutuhan bahan pangan mengalam peningkatan. Diharapkan pasokan tetap lancar agar kenaikan harga tidak terlalu tinggi dan tetap terjangkau bagi masyarakat. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor