Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Jelang Bulan Ramadan, Harga Ayam Potong di PPM Sampit Merangkak Naik

Yuni Pratiwi Iskandar • Sabtu, 14 Februari 2026 | 21:47 WIB
KABAR PASAR: Aktivitas penjual daging ayam di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Sabtu (14/2/2026).
KABAR PASAR: Aktivitas penjual daging ayam di Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Sabtu (14/2/2026).

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Menjelang datangnya bulan Ramadan, harga ayam potong (broiler) di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mulai menunjukkan tren kenaikan.

Kondisi ini dipicu oleh pasokan yang belum stabil di tingkat peternak, sementara kebutuhan pasar mulai meningkat.

Pantauan di Pasar Pusat Perbelanjaan Mentaya (PPM) Sampit, Sabtu (14/2/2026), harga ayam potong berada di kisaran Rp38 ribu hingga Rp40 ribu per kilogram.

Harga jual tersebut naik dibandingkan sebelumnya yang masih berkisar antara Rp34 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram. Sementara untuk pembelian dalam jumlah besar atau partai, harganya di kisaran Rp35 ribu sampai Rp36 ribu per kilogam.

Yani, salah satu pedagang ayam di PPM Sampit mengatakan kenaikan harga mulai terasa dalam beberapa hari terakhir. Menurutnya, kondisi ini lebih dipengaruhi keterbatasan stok di peternak dibandingkan lonjakan permintaan konsumen secara langsung.

“Sekarang eceran Rp38.000 sampai Rp40.000. Kalau partai Rp35.000 sampai Rp36.000. Sebelumnya masih di Rp34.000 sampai Rp35.000,” ujar Yani.

Ia menjelaskan, permintaan tambahan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) turut memengaruhi ketersediaan ayam di pasaran. Program tersebut mmebutuhkan pasokan dalam jumlah besar dalam waktu relatif singkat, sementara ayam di peternak belum seluruhnya memasuki masa panen.

“Permintaan datang mendadak, sedangkan stok di peeternak belum siap. Jadi otomatis barang di pasar terbatas, dan harga ikut meyesuaikan,” jelasnya.

Meski demikian, Yani memperkirakan kondisi ini bersifat sementara. Ia yakin peternak akan menyesuaikan siklus produksi untuk memenuhi kebutuhan menjelang Ramadan. Namun untuk saat ini, ketersediaan stok masih belum sepenuhnya mencukupi.

“Kalau untuk beberapa hari ke depan stok masih terbatas. Tapi biasanya nanti ada tambahan dari kandang. Kami pedagang menyesuaikan saja, kalau barang ada ya jualan, kalau kosong ya menunggu,” katanya.

Ia juga memprediksi harga ayam berpotensi mengalami perubahan selama Ramadan, tergantung pada keseimbangan antara pasokan dan permintaan. Menurutnya, naik turunnya harga ayam potong merupakan hal yang umum terjadi setiap tahun, terutama di momen bulan puasa.

“Biasanya memang begitu, awal puasa bisa naik, pertengahan puasa kadang harga turun, dan nanti biasanya naik lagi mendekati akhir. Semua tergantung stok dan permintaan,” pungkasnya. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#ppm sampit #jelang ramadan #harga ayam potong #kabar pasar