SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diusulkan untuk dihentikan sementara selama bulan puasa.
Usulan tersebut disampaikan oleh Anggota Komisi III DPRD Kotim, Syahbana dengan alasan perlunya penyesuaian terhadap kondisi sosial dan pelaksanaan ibadah Ramadan.
Menurut Syahbana, pelaksanaan MBG pada bulan puasa berpotensi tidak efektif karena sebagian besar penerima manfaat menjalankan ibadah puasa, sehingga makanan yang dibagikan tidak dikonsumsi pada waktunya.
“Program MBG itu tujuannya baik, tapi saat bulan puasa perlu dievaluasi. Jangan sampai anggaran tetap berjalan, tapi manfaatnya tidak optimal,” kata Syahbana, Kamis (5/2/2026).
Ia menilai, penghentian sementara bukan berarti menolak program, melainkan bentuk penyesuaian kebijakan agar anggaran daerah digunakan secara tepat sasaran. Syahbana mengusulkan agar MBG kembali dilaksanakan penuh setelah Ramadan berakhir.
Selain soal efektivitas, ia juga menyinggung potensi pemborosan anggaran jika distribusi makanan tetap dilakukan tanpa mempertimbangkan pola konsumsi masyarakat selama puasa.
“Kalau makanan tidak dikonsumsi, kualitas menurun, bahkan berisiko terbuang. Ini harus menjadi perhatian pemerintah daerah,” ujarnya.
Komisi III DPRD Kotim, lanjut Syahbana, mendorong pemerintah daerah untuk melakukan evaluasi teknis, termasuk kemungkinan pengalihan sementara anggaran MBG ke program lain yang lebih relevan selama Ramadan, seperti bantuan sembako atau dukungan kegiatan sosial keagamaan.
Sementara itu, pihak eksekutif belum memberikan tanggapan resmi terkait usulan tersebut. DPRD Kotim menegaskan, pembahasan lebih lanjut akan dilakukan bersama dinas terkait untuk memastikan kebijakan yang diambil tetap berpihak pada masyarakat dan tidak bertentangan dengan tujuan program nasional.
Usulan ini pun mulai mendapat perhatian publik, mengingat MBG merupakan salah satu program strategis yang menyasar peningkatan gizi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok rentan. (ang/fm)
Editor : Farid Mahliyannor