Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pasar Ramadan Tahun Ini, Pemkab Kotim akan Siapkan 120 Stan UMKM

M Akbar • Rabu, 4 Februari 2026 | 21:21 WIB

ILUSTRASI: Suasana pasar Ramadan tahun lalu (2025) di kawasan Taman Kota Sampit. FOTO: AKBAR/RADAR SAMPIT
ILUSTRASI: Suasana pasar Ramadan tahun lalu (2025) di kawasan Taman Kota Sampit. FOTO: AKBAR/RADAR SAMPIT
SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim), Kalimantan Tengah mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Pasar Ramadan 1447 Hijriah/2026 Masehi dengan menyiapkan total 120 unit tenda stan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Pasar Ramadan tahun ini direncanakan digelar di dua lokasi strategis di Kota Sampit.

Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopukmperindag) Kotim, Johny Tangkere mengatakan, waktu pelaksanaan Pasar Ramadan masih menunggu penetapan awal Ramadan berdasarkan hasil rukyatul hilal. Meski demikian, persiapan teknis sudah mulai dilakukan.

“Pelaksanaan Pasar Ramadan akan kita sesuaikan dengan penetapan hilal nanti. Untuk lokasi, kita siapkan dua titik, yakni di depan Taman Kota Mentaya dan di Jalan Yos Sudarso depan swalayan UMKM,” ujar Johny, Rabu (4/2/2026).

Ia menjelaskan, dari total 120 stan yang disiapkan, sebanyak 70 stan akan ditempatkan di kawasan depan Taman Kota Mentaya dan dikelola langsung oleh pemerintah daerah. Sementara 50 stan lainnya akan berada di Jalan Yos Sudarso dan dikelola oleh pihak UMKM Harati.

“Yang 70 stan ini dari dinas perdagangan dan diperuntukkan bagi pedagang kecil masyarakat. Sedangkan 50 stan lainnya dikelola UMKM Harati,” jelasnya.

Johny mengungkapkan, keterlibatan pihak luar dalam penyelenggaraan Pasar Ramadhan dilakukan karena keterbatasan sumber daya dan anggaran pemerintah daerah. Dengan menggandeng mitra, Pemkab Kotim berharap dapat mengakomodasi lebih banyak pelaku UMKM.

“Kita hanya memiliki 70 stan karena keterbatasan anggaran. Tujuan menggandeng pihak lain agar lebih banyak UMKM bisa terakomodasi,” katanya.

Terkait persyaratan pedagang, Johny menyebutkan pihaknya akan membentuk tim khusus untuk melakukan seleksi. Namun, untuk lokasi depan Taman Kota Mentaya, biasanya diisi oleh UMKM yang sudah lama dan secara turun-temurun berpartisipasi dalam Pasar Ramadhan.

Ia menambahkan, pemerintah daerah telah menggelar rapat koordinasi beberapa waktu lalu guna membahas kesiapan pelaksanaan Pasar Ramadhan tahun ini.

“Kita berharap Pasar Ramadhan tahun ini bisa lebih meriah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kami juga ingin kue-kue dan makanan tradisional khas Ramadhan bisa kembali hadir, yang biasanya hanya muncul saat bulan puasa,” ujarnya.

Baca Juga: Tak Hanya Pohon Tumbang, Hujan Deras dan Angin Kencang Robohkan Rumah Warga Sampit

Untuk biaya sewa, Johny memastikan pedagang yang menempati stan milik pemerintah daerah kemungkinan hanya akan dikenakan biaya listrik. Sementara untuk stan yang dikelola UMKM Harati, mekanisme biaya akan diatur oleh pengelola masing-masing.

“Fokus kami adalah pedagang kecil yang menempati stan dari pemerintah daerah. Untuk pedagang yang sifatnya lebih premium, biasanya akan diarahkan ke stan yang dikelola UMKM Harati,” pungkasnya. (ktr-2/fm).

Editor : Farid Mahliyannor
#UMKM #sampit #kotim #taman kota #pasar ramadan