PALANGKA Raya, Radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca untuk wilayah Kalimantan Tengah pada periode 1–3 Februari 2026.
Selama tiga hari ke depan, sejumlah daerah diprakirakan berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir, kilat, dan angin kencang.
BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya menjelaskan, kondisi cuaca tersebut dipengaruhi oleh aktifnya fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO) yang terpantau berada di fase 8 atau wilayah Pasifik Barat. Aktivitas ini berkontribusi terhadap meningkatnya proses pembentukan awan hujan di wilayah Kalimantan Tengah.
Selain itu, terpantau adanya daerah belokan angin serta perlambatan kecepatan angin atau konvergensi di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini diperkuat oleh kelembaban udara yang cukup basah serta labilitas atmosfer yang kuat, sehingga mendukung terjadinya hujan bersifat konvektif pada skala lokal.
BMKG mencatat, potensi hujan sedang hingga lebat berpeluang terjadi hampir merata di seluruh kabupaten dan kota di Kalimantan Tengah. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan antara lain Kotawaringin Barat, Sukamara, Lamandau, Kotawaringin Timur, Seruyan, Katingan, Gunung Mas, Murung Raya, Barito Utara, Barito Selatan, Barito Timur, Kapuas, Pulang Pisau, serta Kota Palangka Raya.
Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap potensi hujan lokal berdurasi singkat yang dapat disertai petir, angin kencang, hingga angin puting beliung. BMKG juga mengingatkan adanya potensi dampak lanjutan seperti genangan air, banjir, tanah longsor, dan pohon tumbang.
BMKG Tjilik Riwut Palangka Raya mengajak masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi kemungkinan perubahan kondisi cuaca di wilayah Kalimantan Tengah. (oes)
Editor : Slamet Harmoko