SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Satuan Reserse Narkoba Polres Kotawaringin Timur (Kotim) bakal menghadapi tantangan terbaru dalam memerangi peredaran narkoba.
Belum lama ini, pihaknya bersama BNNP Kalteng dan BNNK Kotim melakukan sosialisasi di kawasan Eks Golden Theater, Sampit, Senin (13/1/2026).
Dalam kegiatan itu, sejumlah orang yang ada di kawasan tersebut mendadak kocar kacir berlarian saat melihat kehadiran para petugas gabungan yang datang ke wilayah itu.
Petugas menyebut, kelompok yang berlarian ketakutan itu diduga kuat merupakan pelaku pengedar barang terlarang narkoba.
"Melihat mereka berlari, petugas dari Satres Narkoba Polres Kotim langsung mencoba mengejar. Namun, mereka lebih dulu kabur. Padahal kehadiran kami ingin melakukan sosialisasi," kata Kepala BNNK Kotim AKBP Muhammad Fadli.
Sementara, Kapolres Kotim AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kasatres Narkoba Polres Kotim AKP Suherman mengungkapkan, bahwa rata-rata pengedar narkoba di kawasan itu merupakan warga pendatang.
Hal itu diketahui dari jumlah kasus yang mereka ungkap di Eks Golden Theater, sepanjang Tahun 2025 lalu.
"Tersangkanya kebanyakan dari warga pendatang. Tapi ada juga tersangka yang kami amankan merupakan warga setempat," kata Suherman kepada Radar Sampit.
Ia juga meminta kepada masyarakat yang tinggal di wilayah itu agar peduli terhadap lingkungan tempat tinggalnya. Jika ada menemukan atau melihat terjadinya peredaran narkoba agar segera melapor kepada petugas terdekat. Sehingga, dengan adanya laporan, Polisi bisa bergerak cepat mengamankan para pengedar barang haram tersebut.
"Yang pasti, kami tidak bisa bekerja sendiri tanpa adanya bantuan masyarakat. Jangan juga tidak peduli sama sekali dengan lingkungannya apalagi dengan kegiatan jual beli narkoba. Kalau bisa laporkan ke kami. Dan tenang saja, identitasnya pasti akan kami rahasiakan," pungkasnya. (sir/fm)
Editor : Farid Mahliyannor