Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Fase Bulan Baru Picu Rob, BMKG Peringatkan Banjir Pesisir di Sejumlah Wilayah Januari 2026

Usay Nor Rahmad • Selasa, 13 Januari 2026 | 14:35 WIB
Banjir akibat a pasang atau rob di Sampit belum lama ini. (Dok.oes/ Radar Sampit)
Banjir akibat a pasang atau rob di Sampit belum lama ini. (Dok.oes/ Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini potensi banjir pesisir atau rob di sejumlah wilayah pesisir Indonesia pada Januari 2026.

Fenomena ini dipicu fase Bulan Baru yang terjadi pada 19 Januari 2026 dan berpotensi meningkatkan ketinggian muka air laut maksimum.

Dalam rilis resminya, Direktorat Meteorologi Maritim BMKG menyebutkan, berdasarkan hasil pantauan data water level dan prediksi pasang surut, banjir rob berpeluang terjadi di berbagai kawasan pesisir, terutama yang berada di sekitar pelabuhan dan permukiman pantai.

“Potensi banjir pesisir ini secara umum dapat berdampak pada aktivitas masyarakat, seperti kegiatan bongkar muat di pelabuhan, permukiman pesisir, serta aktivitas tambak garam dan perikanan darat,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang diterbitkan pada 12 Januari 2026.

BMKG mencatat, wilayah yang berpotensi terdampak rob meliputi pesisir Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Sumatra Barat, Jambi, Kepulauan Bangka Belitung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, hingga Kalimantan Barat.

Khusus di Kalimantan Tengah, potensi banjir rob diperkirakan terjadi di wilayah pesisir Kumai, Pantai Lunci, dan Kuala Jelai pada 15–25 Januari serta 29–31 Januari 2026. Sementara itu, pesisir Kuala Pembuang dan Sampit berpotensi terdampak pada 16–24 Januari serta 29–31 Januari 2026.

BMKG mengimbau masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di wilayah pesisir untuk meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan guna mengantisipasi dampak pasang maksimum air laut.

Masyarakat juga diminta rutin memantau pembaruan informasi cuaca maritim yang dikeluarkan BMKG.

“Peringatan dini ini disampaikan agar masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi sejak dini,” tegas BMKG. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #banjir #banjir rob