Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Cuaca Ekstrem Picu Maraknya Pohon Tumbang di Kotim, DPRD Minta Pemangkasan Rutin

Heny Pusnita • Rabu, 24 Desember 2025 | 20:15 WIB
PASCA BADAI: BPBD Kotim dibantu Dishub Kotim saat menangani pemangkasan pohon tumbang di Jalan Kapten Mulyono menggunakan bantuan mobil skylift.  (HENY/RADAR SAMPIT)
PASCA BADAI: BPBD Kotim dibantu Dishub Kotim saat menangani pemangkasan pohon tumbang di Jalan Kapten Mulyono menggunakan bantuan mobil skylift. (HENY/RADAR SAMPIT)

 

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Pohon tumbang akhir-akhir ini sering terjadi disaat kondisi cuaca ekstrem di Kabupaten Kotawaringin Timur. Pemangkasan pohon tua dan tinggi yang rawan tumbang perlu dilakukan berkala oleh instansi terkait.

"Kita melihat akhir-akhir ini kejadian pohon tumbang sering terjadi di Kotim ketika hujan deras disertai angin kencang. Ini perlu menjadi perhatian oleh SOPD terkait dengan melakukan pemangkasan pohon secara berkala agar tidak sampai membahayakan masyarakat ataupun pengendara yang melintas," ujar Eddy Mashamy, Anggota DPRD Kotim, Minggu (21/12).

BPBD Kotim dan Dinas SDABMBKPRKP Kotim baru-baru ini telah menangani pohon tumbang di Jalan Walter Condrat 1, Jalan Manggis VB yang ditangani Minggu (21/12) dan Jalan Kapten Mulyono yang baru bisa ditangani Senin (22/12).

Hal itu dikarenakan mengenai kabel PLN sehingga memerlukan koordinasi dengan PLN setempat.

Sedangkan, kejadian pohon tumbang di Jalan Kopi, Samekto dan Tjilik Riwut ditangani masyarakat swadaya.

"Pemda perlu melakukan langkah preventif, mengingat Kotim menghadapi cuaca ekstrem di penghujung akhir tahun 2025 ini. Pohon lapuk dan tinggi rawan tumbang saat diterpa angin kencang," lanjut Eddy.

Menurutnya, pemantauan pohon tumbuh di ruas jalan Kotim perlu menjadi perhatian, selain meminimalisir terjadinya musibah tertimpa pohon, pohon yang terlalu rimbun juga terkadang menutupi penerangan jalan umum dan rambu lalu lintas sangat akan menjadi berbahaya bagi pengendara saat malam hari.

"Akar pohon yang terlalu besar juga dapat kekuatan pondasi trotoar dan membahayakan jaringan listrik di atasnya," imbuh Eddy.

Dirinya juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan melalui media sosial apabila melihat pohon miring atau terlalu tinggi yang rawan tumbang.

"Masyarakat yang melihat pohon rawan tumbang bisa lapor melalui media sosial, biasanya instansi pemerintah daerah cukup responsif terhadap tag atau laporan di Instagram atau Facebook resmi Pemerintah Kabupaten Kotim,” paparnya.

Masyarakat juga dapat menggunakan ‎​Aplikasi SP4N-LAPOR,kanal resmi pengaduan pelayanan publik nasional untuk melaporkan titik-titik pohon yang membahayakan agar terdokumentasi secara resmi.

"Untuk pohon yang berada di pemukiman atau jalan lingkungan, koordinasi berjenjang ke RT RW setempat agar bisa mempercepat proses usulan penebangan ke dinas terkait. Semoga pihak yang berwenang, segera ambil langkah nyata, karena keselamatan warga harus menjadi prioritas," terang Eddy.

Terpisah, Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim telah melakukan pemetaan terhadap sejumlah titik ruas jalan yang ditemukan pohon lapuk yang rawan tumbang. Hal itu dilakukan sebagai bentuk antisipasi agar tidak sampai mencelakakan pengguna jalan.

Pemetaan titik pohon yang rawan tumbang melibatkan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kotim serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim.

"Kami sepakat untuk saling berkoordinasi dengan Damkar dan BPBD untuk gotong royong bekerjasama menangani bersama. Ini dilakukan untuk memastikan pengguna jalan aman dari bahaya pohon tumbang saat terjadi hujan disertai angin kencang," kata Mentana Dhinar

Tistama, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, Bina Konstruksi dan Kawasan Permukiman (DSDABMBKPRKP) Kotim.

Pengawas Teknis Jalan dan Jembatan UPTD Pemeliharaan Jalan, Drainase dan Pertamanan Dinas SDABMBKPRKP Kotim Suhardiyono menambahkan, pemetaan yang sudah dilakukan di Jalan DI Panjaitan, Jalan Jenderal Ayani, Jalan Siswondo Parman, Jalan HM Arsyad, Jalan Ir Juanda, Jalan Muchran Ali, Jalan Usman Harun, Jalan Rahadi Usman dan Jalan Pemuda.

"Yang sudah ditangani di Jalan Ayani ada dua pohon, Jalan DI Panjaitan lima pohon, Jalan Muchran Ali satu pohon, Jalan S Parman empat pohon, Jalan Juanda satu pohon, Jalan Pemuda satu pohon dan Jalan Rahadi Usman tiga pohon,"pungkasnya. (hgn/gus)

Editor : Slamet Harmoko
#pohon tumbang #sampit #kotim #kalteng