Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Harga Cabai dan Ayam Melambung, Pedagang Merasa Pasar Sampit Mulai Sepi

Usay Nor Rahmad • Selasa, 23 Desember 2025 | 16:55 WIB
Penjualan cabai di salah satu pasar tradisional di Sampit. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)
Penjualan cabai di salah satu pasar tradisional di Sampit. (Dok. Usay Nor Rahmad/Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapo.com - Menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), mengalami kenaikan signifikan.

Di antaranya yang sangat terasa dampaknya adalah cabai dan ayam potong. Ini mulai berdampak pada daya beli masyarakat, yang membuat aktivitas pasar terasa lebih lengang.

Pantauan di pasar tradisional di Sampit, menunjukkan harga cabai kini menembus Rp90 ribu per kilogram. Padahal, beberapa hari sebelumnya masih berada di kisaran Rp60 ribu hingga Rp70 ribu per kilogram.

Salah seorang pedagang, Yani, mengungkapkan kenaikan harga tersebut dipicu meningkatnya permintaan jelang Nataru serta kendala distribusi pasokan.

“Menjelang Natal hingga tahun baru biasanya permintaan naik, tapi sekarang justru sepi mungkin karena harga tinggi,” ujar Yani, Selasa (23/12/2025).

Selain cabai, harga ayam potong juga mengalami lonjakan. Dari sebelumnya sekitar Rp35 ribu per kilogram, kini dijual hingga Rp42 ribu per kilogram. Kenaikan ini turut diikuti komoditas lain seperti tomat yang naik dari Rp12 ribu menjadi Rp15 ribu per kilogram, bawang merah dari Rp50 ribu menjadi Rp70 ribu per kilogram, serta bawang putih dari Rp50 ribu menjadi Rp60 ribu per kilogram.

Yani menambahkan, meskipun aktivitas jual beli masih berlangsung, jumlah pembeli cenderung menurun. Banyak warga memilih mengurangi jumlah belanja atau hanya membeli kebutuhan paling mendesak.

“Pasar masih buka seperti biasa, tapi tidak seramai hari-hari normal,” katanya.

Dengan kondisi tersebut, pedagang berharap adanya langkah konkret dari pemerintah untuk menjaga stabilitas harga dan kelancaran distribusi bahan pokok, agar lonjakan harga tidak semakin menekan daya beli masyarakat menjelang puncak perayaan Nataru. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#pasar Sampit #sampit #harga cabai #kalteng #sepi #harga ayam