Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Budaya Makan Ikan untuk Tingkatkan Kualitas SDM

Yuni Pratiwi Iskandar • Rabu, 17 Desember 2025 | 21:37 WIB
FOTO BERSAMA: Wabup Kotim Irawati saat menghadiri kegiatan Gemarikan yang digelar oleh Dinas Perikanan Kotim bekerja sama dengan Bunda PAUD Kotim, Rabu (17/12/2025).
FOTO BERSAMA: Wabup Kotim Irawati saat menghadiri kegiatan Gemarikan yang digelar oleh Dinas Perikanan Kotim bekerja sama dengan Bunda PAUD Kotim, Rabu (17/12/2025).

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) terus mendorong peningkatan konsumsi ikan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing.

Komitmen tersebut ditegaskan melalui kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Tahun 2025 yang digelar pada Rabu (17/12/2025).

Wakil Bupati Kotim Irawati mengatakan, Gemarikan bertujuan mengakselerasi peningkatan konsumsi ikan nasional sekaligus menunmbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya ikan sebagai sumber protein berkualitas.

Menurutnya, upaya peningkatan konsumsi ikan bukan hanya menjadi tanggung jawab instansi teknis kelautan dan perikanan, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.

“Peningkatan konsumsi ikan merupakan bagian drai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Karena itu, perlu kerterlibatan semua pihak agar makan ikan benar-benar menjadi budaya di masyarakat,” ujar Irawati.

Ia menjelaskan, tingkat konsumsi ikan nasional terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, meskipun belum merata di seluruh wilayah. Pada 2023 konsumsi ikan nasional tercatat sebesar 57,91 kilogram per kapita per tahun dan meningkat menjadi 62,5 kilogram per kapita per tahun pada 2024.

Sementara di Kalimantan Tengah, konsumsi ikan pada 2023 sebesar 58,67 kilogram per kapita per tahun, naik menjadi 59,43 kilogram per kapita per tahun pada 2024.

Untuk mendorong peningkatan konsumsi ikan di daerah, Pemkab Kotim melakukan berbagai upaya, di antaranya melalui himbauan dan penyuluhan pada kelompok pembudidaya perikanan, kelompok nelayan, serta penyelenggaraan kegiatan Gemarikan.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan seluruh lapisan masyarakat Kotim semakin sadar akan pentingnya mengonsumsi ikan.

Irawati menekankan, tantangan ke depan adalah menumbuhkan budaya makan ikan secara menyeluruh, mulai dari ibu hamil, balita, anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dan lansia.

Konsumsi ikan secara rutin dinilai mampu meningkatkan kesehatan sekaligus kcerdasan anak-anak pada masa pertumbuhan.

Selain itu, ia juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, menumbuhkan kreativitas dalam mengolah ikan sebagai menu keluarga maupun usaha kuliner, serta mendekatkan produk perikanan kepada masyarakat. 

“Mari kita hidup sehat dengan gemar makan ikan,” ajaknya.

Dalam kesempatan tersebut, Irawati juga menyoroti peran penting Bunda PAUD Kabupaten dalam Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan. Ia berharap Bunda PAUD terus meningkatkan pengetahuan dan keterampilannya untuk ditularkan kepada masyarakat, sehinga terwujud masyarakat Kotim yang sehat, tangguh, cerdas, dan berdaya saing.

Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kotim Ahmad Sarwo Oboi menjelaskan, dalam rangka memasyarakatkan gemar makan ikan, Dinas Perikanan bekerja sama dengan Bunda PAUD Kabupaten menyelenggarakan Gemarikan dengan tema Protein Ikan untuk Generasi Emas.

Menurutnya, kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang kandungan gizi dan manfaat ikan, meningkatykan keterampilan mengolah me menu keluarga berbahan baku ikan, menumbuhkan kreativitas dalam penyajian, serta memperkenalkan beragam am menu olahan ikan kepada masyarakat luas.

“Jika kesadaran gemar makan ikan sudah menjadi budaya, maka pola hidup sehat akan terbentuk dengan sendirinya. Konsumsi ikan juga dapat membantu me ncegah berbagai penyakit seperti jantung, diabetes, stroke, dan tekanan darah tinggi, karena I ikan mengandung lemak rendah non kolesterol,” pungkasnya. (yn/fm) 

Editor : Farid Mahliyannor
#Budaya makan ikan #tingkatkan sdm #gemarikan