Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Pengamanan Pantai Ujung Pandaran Diperketat, Antisipasi Keramaian Pengunjung Saat Pergantian Tahun

Yuni Pratiwi Iskandar • Selasa, 16 Desember 2025 | 21:53 WIB
WISATA ANDALAN: Suasana di Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit saat momentum libur, beberapa waktu lalu yang dipenuhi pengunjung. FOTO: DOK/RADAR SAMPIT
WISATA ANDALAN: Suasana di Pantai Ujung Pandaran, Kecamatan Teluk Sampit saat momentum libur, beberapa waktu lalu yang dipenuhi pengunjung. FOTO: DOK/RADAR SAMPIT

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Tradisi merayakan pergantian tahun di Pantai Ujung Pandaran menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Menghadapi potensi lonjakan pengunjung pada malam 31 Desember 2025 hingga 1 Januari 2026, pemerintah daerah menyiapkan pengamanan terpadu dengan menempatkan personel gabungan di kawasan wisata tersebut.

Pantai Ujung Pandaran selama ini dikenal sebagai salah satu titik favorit masyarakat untuk merayakan malam Tahun Baru. Kepadatan pengunjung yang hampir terjadi setiap tahun mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat pengawasan, tidak hanya demi menjaga ketertiban, tetapi juga keselamatan wisatawan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Rihel mengatakan, bahwa kesiapan pengamanan telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektor.

Salah satu hasilnya adalah pendirian posko pengamanan serta pergeseran personel ke kawasan pantai.

“Pantai Ujung Pandaran hampir selalu ramai pada malam pergantian tahun. Karena itu, personel akan digeser ke sana untuk memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” ujar Rihel. 

Pengamanan melibatkan berbagai unsur, mulai dari SAR, Polisi Perairan (Airud), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

Seluruh personel tersebut disiagakan untuk melakukan pengawasan, penanganan cepat jika terjadi kecelakaan, serta pengendalian aktivitas pengunjung di kawasan pantai.

Selain faktor keramaian, perhatian juga difokuskan pada kondisi alam. Rihel menegaskan, informasi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan menjadi dasar dalam pengambilan langkah pengamanan, terutama terkait potensi gelombang laut.

“Kondisi laut harus benar-benar dipantau. Kalau gelombang tinggi, tentu akan ada imbauan khusus kepada masyarakat,” katanya.

Menurutnya, langkah antisipatif ini penting agar perayaan malam Tahun Baru tidak diwarnai kejadian yang membahayakan keselamatan, seperti pengunjung ynga terlalu dekat dengan bibir pantai saat cuaca tidak bersahabat.

Dengan penempatan posko, kesiapsiagaan personel gabungan, serta pemantauan cuaca secara berkala, Pemkab Kotim berharap perayaan Natal dan Tahun Baru di Pantai Ujung Pandaran dapat berlangsung aman, tertib, dan tetap memberi kenyamanan bagi masyarakat maupun wisatawan. (yn/fm) 

 

Editor : Farid Mahliyannor
#liburan #wisata #keamanan #Ujung Pandaran