SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com — Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) mengirimkan putra-putri terbaiknya ke kancah nasional. Sebanyak 30 anggota kafilah Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Nusantara Jaya Kotim resmi diberangkatkan menuju Kabupaten Bogor, Jawa Barat untuk mengikuti Pemilihan Duta Qasidah Nasional ke-XXVII pada 4–7 Desember 2025.
Pelepasan peserta dipimpin langsung oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kotim, Umar Kaderi, kantor Bupati Kotim, Selasa (2/12/2025).
Dalam sambutannya, Umar menekankan bahwa keberangkatan kafilah bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga membawa misi budaya dan dakwah.
“Qasidah adalah bagian dari kekayaan bangsa dan sarana menyampaikan pesan keislaman. Karena itu, ke ikutsertaan ini harus menjadi wadah menyemarakkan syiar Islam,” ujar Umar.
Ia mengingatkan para peserta untuk menjaga stamina serta terus mengasah kemampuan agar dapat tampil maksimal di panggung nasional. Pemerintah daerah, katanya, berharap kafilah Kotim dapat kembali menorehkan prestasi dan mengharumkan nama daerah.
Umar juga menyampaikan apresiasi kepada pelatih, official, dan pengurus LASQI Kotim yang telah bekerja keras mempersiapkan peserta dalam waktu relatif singkat.
“Kualitas latihan sangat menentukan hasil. Sempga upaya ini menjadi bekal meraih prestasi terbaik,” ujarnya.
Ketua DPD LASQI Nusantara Jaya Kotim Muhammad Fauzi dalam laporannya menjelaskan bahwa Kotim mengirimkan peserta pada tiga cabang lomba, diantaranya Pop Religi Dewasa Putri, Gambus Remaja Putra, serta Rebana Klasik Dewasa Putra dan Putri.
Dua di antaranya merupakan juara tingkat provinsi tahun 2024 dan kini mewakili Kalimantan Tengah di ajang nasional.
“Seluruh peserta telah menjalani latihan intensif selama dua bulan. Kami memohon doa restu agar diberikan kelancaran dan hasil terbaik,” kata Fauzi.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan tahun ini mengacu pada surat resmi DPW dan DPP LASQI akibat perubahan jadwal festival tingkat provinsi.
“Kami berharap sebelum pemberangkatan resmi, Bupati Kotim juga dapat memberikan arahan langsung kepada para kafilah,” harapnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor