SAMPIT, radarsampit.jawapos.com — Suasana meriah tampak di SMP Negeri 4 Sampit, Senin (24/11). Sekolah tersebut memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-41 dengan beragam kegiatan edukatif, mulai dari showcase, talkshow, hingga parade ekstrakurikuler.
Tahun ini sekolah mengusung tema “Menanamkan Kebiasaan Baik, Menguatkan Pembelajaran Mendalam, dan Mewujudkan Generasi Emas 2045 melalui Penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat serta Penguatan 8 Dimensi Profil Lulusan.”
Kepala SMP Negeri 4 Sampit Anjar Subiantoro menjelaskan bahwa pada peringatan tahun ini sekolah ingin mempertegas arah pembinaan karakter peserta didik melalui penerapan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat dan penguatan 8 dimensi profil lulusan.
“Pembelajaran mendalam merupakan pendekatan yang menekankan pada proses belajar yang berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. Pendekatan ini dilaksanakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu,” ujar Anjar.
Ia menegaskan bahwa penerapan pembelajaran mendalam selaras dengan Kurikulum Merdeka yang saat ini diberlakukan di sekolah. Melalui pendekatan tersebut, sekolah menargetkan delapan kompetensi utama peserta didik, yaitu keimanan dan ketakwaan, kekeluargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan kemampuan komunikasi.
Pada kegiatan showcase yang digelar hari itu, sebanyak 26 kelas memamerkan hasil karya dan implementasi pembelajaran mandiri.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menumbuhkan kreativitas, kolaborasi, serta sinergi seluruh warga sekolah demi peningkatan mutu layanan pendidikan,” tambahnya.
Sementara itu, Kasi Peserta Didik dan Pengembangan Karakter SMP Dinas Pendidikan Kotawaringin Timur, M. Ikram Muhajir, menyampaikan apresiasi dan harapannya.
“Kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-41 untuk SMP Negeri 4 Sampit. Semoga semakin maju dan terus memberikan kontribusi positif bagi pendidikan di Kotawaringin Timur,” ujarnya.
Ikram menilai implementasi pembelajaran mendalam di SMPN 4 Sampit sudah berjalan sangat baik.
“Sudah terlihat kolaborasi antara guru, sekolah, dan orang tua. Dampaknya positif. Anak-anak lebih berani tampil, mampu menjelaskan proses yang mereka kerjakan, dan menunjukkan peningkatan kepercayaan diri,” katanya.
Menurutnya, pembelajaran mendalam menjadi salah satu strategi tepat dalam menyiapkan generasi yang kreatif, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Acara peringatan HUT turut dimeriahkan oleh pemotongan tumpeng dan parade dari 24 ekstrakurikuler yang ada di sekolah tersebut. Selain guru dan siswa, kegiatan ini juga dihadiri komite sekolah serta tamu undangan. (soc/yn)
Editor : Heru Prayitno