SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Turnamen Piala Bupati E-Sport perdana yang digagas para ASN Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) menutup gelarannya dengan kesuksesan.
Selama tujuh hari, 17–23 November 2025, sebanyak 45 tim dari ASN, SOPD, kecamatan, hingga instansi vertikal saling bertarung menunjukkan kemampuan terbaik mereka.
”Turnamen e-Sport babak penyisihan digelar secara virtual online agar peserta dari luar Kota Sampit tidak terlalu jauh datang ke Sampit dan tidak mengganggu rutinitas pekerjaan sehari-hari,” kata Ketua Panitia, Bagus Anugrah Nusantara, Senin (24/11).
Memasuki babak delapan besar hingga final, pertandingan dipusatkan di Aula Pertemuan Lantai II Mal Pelayanan Publik pada 21–23 November 2025.
Dua cabang dipertandingkan, yakni Mobile Legend dan Magic Chess, masing-masing diikuti 45 tim dengan lima pemain per tim.
”Dua lomba ini kami pilih karena termasuk cabang olahraga resmi dalam Porprov maupun Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujar Bagus yang juga ASN Staf Pengelola Leger Jalan Bidang Bina Marga DSDABMBKPRKP Kotim.
Turnamen ini tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga wadah menjaring talenta e-Sport di kalangan ASN. Mereka yang selama ini jago di dunia gim online, namun jarang tampil ke publik.
Hasil akhir kompetisi Mobile Legend menempatkan Tim RS Pratama Samuda sebagai juara 1, disusul Satpol PP Kotim sebagai juara 2, dan DSDABMBKPRKP Kotim sebagai juara 3.
Pada Magic Chess, Tim Telaga Antang berhasil menyabet juara 1 dan 2, sementara juara 3 diraih Tim Satpol PP Kotim.
Dukungan penuh diberikan Bupati Kotim Halikinnor melalui Plt Asisten I, Oktav Pahlevi.
”Kita sangat mendukung kegiatan olahraga E-Sport. Ini merupakan kegiatan positif yang dapat diikuti para ASN terutama yang masih muda, punya peluang kesempatan menunjukkan bakatnya di bidang olahraga E-Sport,” ujarnya.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kotim, Muhammad Irfansyah, juga mendorong turnamen ini dijadikan agenda berkala.
”Turnamen E-Sport di kalangan ASN ini baru pertama kali diselenggarakan. Kita harapkan bisa diadakan setiap 3 atau 6 bulan sekali. Pesertanya cukup banyak, dan ke depan kita harapkan lebih banyak lagi ASN yang ikut berpartisipasi,” tandasnya. (hgn)
Editor : Gunawan.