Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

BMKG Pasang Alarm Cuaca Ekstrem di Kalteng, 14 Daerah Berstatus Waspada

Usay Nor Rahmad • Kamis, 20 November 2025 | 09:55 WIB
Ilustrasi cuaca ekstrem. (akal imitasi)
Ilustrasi cuaca ekstrem. (akal imitasi)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Tjilik Riwut Palangka Raya resmi mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem yang akan melanda hampir seluruh wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) pada 20–22 November 2025.

Sebanyak 14 kabupaten/kota masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang.

Fenomena atmosfer saat ini menunjukkan kondisi yang sangat mendukung terbentuknya awan hujan. Madden Julian Oscillation (MJO) terpantau berada di Fase 6 yang memicu peningkatan aktivitas konvektif di wilayah Indonesia.

Selain itu, daerah konvergensi terpantau melintas di Kalteng, memperlambat angin dan memicu penumpukan awan.

Anomali suhu muka laut di perairan selatan Kalteng juga terpantau lebih hangat dari biasanya, sehingga menambah suplai uap air yang memperkuat potensi hujan.

Daerah Berstatus Waspada (20–21 November 2025)
BMKG mencatat 14 wilayah berikut berpotensi dilanda hujan lebat, angin kencang, hingga petir:

- Kotawaringin Barat
- Sukamara
- Lamandau
- Kotawaringin Timur
- Seruyan
- Katingan
- Gunung Mas
- Murung Raya
- Barito Utara
- Barito Selatan
- Barito Timur
- Kapuas
- Pulang Pisau
-Kota Palangka Raya


Potensi Cuaca Ekstrem 22 November 2025
Tiga wilayah berikut tetap menjadi fokus peringatan:

- Kotawaringin Barat
- Sukamara
- Seruyan

Ancaman Dampak Bencana
BMKG mengingatkan masyarakat untuk waspada terhadap kemungkinan dampak lanjutan, seperti:

- Genangan air
- Banjir
- Tanah longsor
- Pohon tumbang
- Angin puting beliung

Selain itu, hujan lokal berdurasi singkat yang disertai kilat dan angin kencang juga masih berpotensi terjadi di berbagai titik.

Masyarakat yang membutuhkan informasi cuaca terkini dapat mengakses layanan 24 jam BMKG Tjilik Riwut melalui situs resmi, media sosial, atau aplikasi Info BMKG. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #cuaca #cuaca buruk #alarm