SAMPIT, radarsampit.jawapos.com - Sejumlah ruas jalan di areal Kota Sampit mulai dilakukan pengukuran. Pengukuran titik ruas jalan ini menandakan dimulainya perbaikan jalan yang akan segera dilaksanakan dalam waktu dekat.
Pengukuran pertama dilaksanakan di Jalan Pramuka sekitar dua pekan lalu. Pekan lalu, Jalan Pramuka juga sudah mulai dihampar agregat kelas A sepanjang 2.100 meter.
"Hari ini pengukuran di Jalan Nyai Enat sepanjang 655 meter, kemarin pengukuran di Jalan Wengga sepanjang 560 meter dan Jalan Samudera sepanjang 355 meter yang sudah selesai diukur. Dalam minggu ini, rencananya akan dilanjutkan pengukuran di Jalan Lesa Parenggean sepanjang 869 meter," kata Mentana Dhinar Tistama, Kepala Dinas SDABMBKPRKP Kotim melalui Pengelola Leger Jalan Bidang Bina Marga DSDABMBKPRKP Kotim Bagus Anugrah Nusantara, Selasa (18/11).
Sejumlah ruas jalan yang diukur termasuk 67 paket kegiatan yang dianggarkan menggunakan sumber dana APBD Perubahan.
"Ada delapan paket kegiatan prioritas dengan anggaran paling besar yaitu di Jalan Pramuka segera dikerjakan sepanjang 2,1 kilometer dengan anggaran sebesar Rp 10 Miliar sudah dikerjakan mulai 31 Oktober 2025. Dalam waktu dekat rencana akan dilakukan pencampuran material semen dengan lapis pondasi agregat semen pakai alat recycling machine," ucap Bagus yang juga sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rekonstruksi Jalan Pramuka.
Jalan Pramuka segera diaspal menggunakan mekanisme Cement Treated Base (CTB) dengan mencampurkan material baru dan material daur ulang dengan estimasi pekerjaan lebih cepat dibandingkan pekerjaan pengaspalan lainnya.
Kemudian, perbaikan jalan berupa penimbunan agregat sepanjang 1,6 kilometer di Jalan Bengkirai yang dianggarkan sebesar Rp 3 Miliar, Jalan Lesa Parenggean pengaspalan jalan spot tertentu sepanjang 920 meter yang dianggarkan sebesar Rp3 Miliar.
Jalan Anggur III sepanjang 525 meter yang dikerjakan dengan pembagian 250 meter rekonstruksi jalan rigid pavement dan 275 meter dikerjakan overlay aspal dengan anggaran sebesar Rp 1.950.000.000, Jalan Nyai Enat pengaspalan sepanjang 655 meter dianggarkan sebesar Rp 3,5 Miliar.
Kemudian, Jalan Samudera Kotabesi pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 510 meter yang dianggarkan sebesar Rp 1,5 Miliar, Jalan Wengga Metropolitan pekerjaan pengaspalan jalan sepanjang 350 meter yang dianggarkan sebesar Rp1.350.000.000 dan Jalan Jenderal Sudirman KM 14 Kawasan Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPA) sepanjang 400 meter spot tertentu yang dianggarkan sebesar Rp1,2 Miliar.
"67 paket kegiatan ini merata di 17 kecamatan Se-Kotim dan 8 kegiatan ini yang paling besar anggarannya, sedangkan kegiatan yang lain dibawah Rp 500 juta," tandasnya. (hgn)
Editor : Slamet Harmoko