SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim) Irawati menegaskan bahwa upacara bendera di sekolah tidak boleh dipandang sekadar rutinitas setiap hari Senin.
Lebih dari itu, kegiatan tersebut memiliki nilai penting untuk melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan generasi muda.
Pernyataan itu disampaikan Irawati saat menjadi pembina upacara di salah satu sekolah Islam terpadu di Kota Sampit, Senin (29/9/2025).
Dalam amanatnya, ia menekankan bahwa belajar dan menanamkan kedisiplinan sejak dini merupakan bekal utama dalam mempersiapkan masa depan anak-anak.
“Upacara bendera adalah kegiatan penting, bukan hanya rutinitas biasa. Di dalamnya terkandung pembelajaran tentang disiplin, tanggung jawab, dan nasionalisme sebagai bangsa Indonesia,” ujarnya.
Irawati juga memberikan motivasi kepada para pelajar agar tidak malas belajar. Menurutnya, ilmu pengetahuan adalah modal berharga untuk meraih cita-cita sekaligus memberi manfaat bagi orang lain. Ia menyebut anak-anak hari ini adalah calon dokter, guru, insinyur, polisi, hingga pemimpin masa depan Kotim.
“Kalau kalian menemui kesulitan, jangan mudah menyerah. Terus berusaha, bertanya pada guru, dan bantu teman yang sedang kesulitan. Ingat, belajar itu bisa menyenangkan jika dilakukan dengan hati,” tambahnya.
Tak lupa, Irawati menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para guru yang telah berjuang membimbing peserta didik. Menurutnya, dedikasi guru adalah amal jariyah yang tak ternilai. Ia juga memberikan penghargaan kepada orang tua dan wali murid yang turut berperan besar dalam keberhasilan pendidikan anak.
Selain itu, Irawati memuji peran yayasan dan lembaga pendidikan Islam terpadu yang konsisten mengedepankan keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan penanaman nilai keislaman, akhlak mulia, serta karakter kuat.
“Hal tersebut menjadi kontribusi penting dalam mencetak generasi emas Kotawaringin Timur yang unggul dan berdaya saing,” tandasnya. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor