SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Kecamatan Baamang selaku tuan rumah pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-56 tingkat Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyatakan kesiapan hampir maksimal menjelang acara yang akan digelar pada 27 September hingga 1 Oktober 2025.
Camat Baamang, Sufiansyah mengatakan bahwa persiapan pelaksanaan MTQ Kotim sudah mencapai sekitar 98 persen.
“Alhamdulillah, sampai hari ini persiapan kami sudah hampir rampung. Pemondokan kafilah sudah selesai. Persiapan lainnya tinggal penyelesaian panggung, yang saat ini sedang ditangani oleh vendor,” ujar Sufiansyah saat diwawancarai awak media.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa seluruh kebutuhan teknis dan non-teknis sudah hampir tuntas, termasuk pengisi acara. Bintang tamu Sulistyawati atau Sulis Zehra, penyanyi religi yang dikenal lewat kolaborasinya bersama Haddad Alwi dalam album Cinta Rasul, dipastikan akan tampil pada malam pembukaan.
Adapun panggung utama MTQ akan berada di Lapangan Mini Stadion 29 November, Sampit. Selain itu, terdapat delapan lokasi pelaksanaan lomba yang tersebar di berbagai titik, yaitu di Universitas Muhammadiyah Sampit (UMSA), aula Kelurahan Baamang Hilir, aula Baamang Barat, aula Kecamatan Baamang, Masjid Al-Kamal, Masjid Darussalam di Jalan Cristofel Mihing, dan beberapa lokasi pendukung lainnya.
Meski sebagian kecil kendala sempat muncul, seperti kerusakan pada fasilitas WC portable, panitia telah menyiapkan solusi alternatif. “Kemarin kami minta bantuan WC portable, tapi ternyata rusak. Jadi kami siapkan WC alternatif dan suplai air ke WC yang ada di sekitar stadion,” jelasnya.
Total peserta MTQ tahun ini diperkirakan mencapai sekitar 800 orang dari 17 kecamatan. Menariknya, terjadi peningkatan jumlah peserta di cabang lomba qasidah dan rabanan, yang menandakan semakin tingginya antusiasme masyarakat.
Sebagai tuan rumah, Kecamatan Baamang mengirimkan 75 peserta, dan tetap berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh kafilah.
“Target kami tidak muluk-muluk, mudah-mudahan bisa meraih juara 2. Karena kami juga fokus di kepanitiaan, jadi kami ingin pelaksanaan MTQ ini berjalan maksimal dan peserta merasa nyaman selama kegiatan,” tutup Sufiansyah. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor