Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Sore Ini, Titik Panas di Kotim Menggila, Ada Apa Ini?

Usay Nor Rahmad • Rabu, 24 September 2025 | 16:40 WIB
Kebakaran lahan yang terjadi di Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu.
Kebakaran lahan yang terjadi di Kotawaringin Timur beberapa waktu lalu.

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) kembali mengkhawatirkan.

Data BMKG Stasiun Meteorologi Kotim yang dirilis, Rabu sore (24/9/2025) mencatat ada 27 titik panas (hotspot) terpantau satelit di wilayah Kotim.

Titik panas terbanyak muncul di Kecamatan Antang Kalang dengan 19 hotspot, disusul Kecamatan Bukit Santaui enam titik, lalu masing-masing satu titik di Kecamatan Telaga Antang dan Mentaya Hulu.

Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kotim Mulyono Leo Nardo melalui laporan resminya menyebut seluruh hotspot tersebut memiliki tingkat kepercayaan menengah, artinya berpotensi kuat sebagai indikasi awal kebakaran hutan dan lahan.

Sebaran titik panas terpantau berada di sejumlah desa seperti Tumbang Ramei, Tumbang Gagu, Tumbang Manya, Sungai Hanya, hingga Tumbang Hejan di Kecamatan Antang Kalang. Sedangkan di Bukit Santaui tersebar di Tumbang Penyahuan, Tumbang Tawan, dan Tumbang Saluang.

“Hotspot ini diakses per 24 September 2025 pukul 15.00 WIB melalui laman resmi hotspot.brin.go.id. Data satelit menunjukkan ada potensi tinggi karhutla, sehingga perlu diwaspadai,” tulis BMKG Kotim.

Kondisi ini langsung menjadi perhatian serius karena Kotim merupakan salah satu daerah dengan kawasan hutan dan perkebunan terluas di Kalimantan Tengah.

Jika tidak diantisipasi, potensi kebakaran bisa meluas dan berdampak pada kualitas udara hingga aktivitas warga.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun aktivitas yang bisa memicu api, terutama di tengah musim kemarau panjang. Sementara itu, BPBD dan aparat gabungan diminta siaga menghadapi kemungkinan kebakaran.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan besar di kalangan masyarakat: ada apa sebenarnya dengan Kotim hingga hotspot melonjak tajam hanya dalam satu hari? Apakah murni karena faktor cuaca ekstrem, atau ada praktik pembukaan lahan dengan cara membakar yang masih terjadi?

Sementara Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kotim Multazam belum menanggapi lonjakan titik panas tersebut. (oes)

Editor : Slamet Harmoko
#BMKG #sampit #kotim #kalteng #kebakaran lahan