SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Warga Sampit dikejutkan dengan kabut tipis yang menyelimuti sebagian besar wilayah kota pada Senin pagi (22/9). Udara terasa lebih dingin dari biasanya dan jarak pandang pun terganggu.
“Sejak subuh jalanan agak tertutup kabut, jarak pandang tidak jelas. Baru mulai normal sekitar pukul 07.22,” ujar Bata Hagia Sofia, warga Sampit.
Hal senada juga dirasakan warga lainnya. Udara dingin cukup menusuk kulit. Sehingga harus menggunakan pakaian tebal saat keluar rumah.
"Dingin cukup menusuk kulit. Apalagi melintas dekat Sungai Mentaya Kabut makin pekat. Makin dingin," kata Rahmad, warga lainnya.
Berdasarkan data dari BMKG Kotawaringin Timur (Kotim), pada pukul 07.00 WIB tercatat jarak pandang hanya 0,5 kilometer dengan kondisi cuaca kabut.
Suhu udara 23,6 °C, kelembaban 98 persen, dan angin bertiup dari barat daya dengan kecepatan 4 km/jam.
Fenomena ini membuat sebagian pengendara lebih berhati-hati saat melintas, terutama di kawasan jalan protokol dan sekitar pinggiran kota yang lebih pekat diselimuti kabut.
BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi gangguan jarak pandang akibat kabut dan menjaga kondisi tubuh mengingat suhu udara yang lebih dingin.
Untuk diketahui dalam beberapa hari belakangan Sampit kerap diguyur hujan saat pagi hari. Namun untuk hari ini cuaca cukup cerah meski diselimuti kabut disertai embun. Sinar matahari pun masih malu-malu menembus tebalnya kabut dari barat daya. (oes)
Editor : Slamet Harmoko