SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Pemkab Kotim) berencana menghadirkan nuansa berbeda dalam gelaran Sampit Trade Expo tahun 2026 mendatang.
Plt Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian, dan Perdagangan Kotim Johny Tangkere mengusulkan agar expo tahunan ini dirangkai dengan Festival Budaya Habaring Hurung.
Menurut Johny, kolaborasi tersebut diyakini dapat memperkuat daya tarik kegiatan, bukan hanya bagi masyarakat lokal, tetapi juga wisatawan dari berbagai daerah.
“Jika dipadukan dengan festival budaya serta melibatkan Dekranasda se-Kalimantan Tengah dan Dinas Pariwisata, tentu suasananya akan lebih meriah dan memberikan nilai tambah,” ujarnya.
Johny menekankan, pihaknya berharap pelaksanaan tahun depan bisa ditetapkan sebagai agenda rutin di awal tahun sekaligus rangkaian peringatan hari jadi Kotim.
Dengan begitu, kegiatan tidak hanya menjadi ajang promosi produk UMKM, melainkan juga sarana pelestarian seni dan budaya daerah.
Sampit Trade Expo 2025 yang digelar 23–30 Agustus lalu tercatat sukses menyedot animo masyarakat. Selama sepekan, jumlah pengunjung menembus 40 ribu orang atau rata-rata 5 ribu per hari.
Perputaran uang pun mencapai sekitar Rp5 miliar. Sementara itu, kontribusi untuk pendapatan daerah melalui sewa lahan, retribusi parkir, sewa tenda, dan listrik mencapai Rp65 juta.
“Expo ini menjadi bukti semangat perekonomian lokal mulai bergeliat kembali. Selain mempertemukan pelaku usaha dan UMKM, kegiatan ini juga membuka ruang kolaborasi dan pertukaran gagasan,” tandas Johny. (yn/fm)
Editor : Farid Mahliyannor