Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Hotspot Melonjak! Kotim Masuk Status Sangat Mudah Terbakar

Usay Nor Rahmad • Selasa, 29 Juli 2025 | 10:18 WIB

Kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur kemarau tahun lalu. (Dok. BPBD Kotim untuk Radar Sampit)
Kebakaran lahan yang terjadi di Kabupaten Kotawaringin Timur kemarau tahun lalu. (Dok. BPBD Kotim untuk Radar Sampit)

SAMPIT, radarsampit.jawapos.com – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menghantui Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Berdasarkan data Stasiun Meteorologi H. Asan BMKG Kotim, Selasa (29/7/2025), terdeteksi 9 titik panas (hotspot) dalam 24 jam terakhir. Sebaran hotspot terbanyak berada di Kecamatan Antang Kalang dan Bukit Santuai.

Rekapitulasi hotspot menunjukkan, empat titik panas terpantau di wilayah Antang Kalang, khususnya Kelurahan Tumbang Ngahan.

Sementara Bukit Santuai mencatat dua titik panas di Tumbang Batu dan Tumbang Tilap. Hotspot lainnya tersebar di Mentaya Hilir Utara, Tualan Hulu, dan Parenggean.

"Semua titik terpantau dengan tingkat kepercayaan menengah melalui satelit NOAA-20 dan SNPP," jelas Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi H Asan Sampit Suci Priatin Ningsih.

BMKG mengingatkan bahwa sebagian besar wilayah Kotim masuk kategori sangat mudah terbakar. Peta potensi kebakaran tanggal 29 dan 30 Juli 2025 memperlihatkan area merah mendominasi hampir seluruh daratan Kalimantan Tengah, termasuk Kotim.

Kondisi ini makin rawan mengingat citra satelit cuaca Himawari-8 menunjukkan tidak adanya pertumbuhan awan signifikan di wilayah Seruyan, yang berarti minim potensi hujan.

“Pantauan satelit menunjukkan arah angin bertiup dari tenggara menuju barat laut. Hal ini berpotensi memperluas sebaran asap bila terjadi kebakaran,” terangnya.

Sementara itu, prakiraan cuaca 24 jam ke depan di wilayah Seruyan dan sekitarnya diprediksi berawan tanpa hujan berarti. Artinya, ancaman karhutla dipastikan masih tinggi.

BMKG mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan seperti Antang Kalang, Bukit Santuai, dan Mentaya Hilir Utara, untuk meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan pembakaran lahan.

Pemerintah daerah bersama BPBD diingatkan agar menyiagakan personel dan peralatan mengingat kondisi cuaca yang kian mendukung terjadinya kebakaran. (*)

Editor : Slamet Harmoko
#karhutla kotim #Zona 1 #Status Mudah Terbakar