KUALA PEMBUANG – Memasuki musim panen padi, para petani diimbau waspada saat menjemur gabah. Jangan sampai padi yang ditunggu hasil panennya berbulan-bulan, justru diambil pencuri karena kurang waspada.
Hal itu disampaikan Polsek Seruyan Hilir saat menyambangi petani di Kampung Mahang, Kelurahan Kuala Pembuang I, Kecamatan Seruyan Hilir, Rabu (10/7). Petani diminta membawa pulang gabah saat malam hari, meski gabah belum kering.
Kapolsek Seruyan Hilir Ipda Robby Sandrajaya mengatakan, banyak kasus pencurian gabah terjadi saat dijemur. Biasanya, pada malam hari. Gabah diambil pencuri karena petani menganggap aman saat diletakkan di pinggir jalan.
”Para petani biasanya membiarkan gabah yang belum kering sampai malam di jalan. Ini karena pada pagi harinya gabah akan dijemur kembali. Hal ini tentu akan mengundang niat jahat,” kata Kapolsek Seruyan Hilir, Robby Sandrajaya.
Robby memjelaskan, pencuri yang melintas tempat penjemuran padi, dengan mudah mengangkut gabah yang sedang dijemur pemiliknya. Mereka mengambil gabah yang bertebaran di tepi jalan. Pelaku pencurian juga dinilai sangat paham dengan situasi petani, kapan petani lengah.
”Sehingga untuk amannya dan menghindari terjadinya pencurian hingga menimbulkan kehilangan saat malam, baiknya gabah disimpan di rumah saja,” katanya. (rdw/ign)
Editor : Gunawan.