Radar Utama Kalteng Metropolis Si Ongol Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Musirawas Group Peringati Bulan K3

Heru • Minggu, 13 Februari 2022 | 20:34 WIB
General Manajer PT Uni Primacom H Mulyadi memberikan penghargaan kepada karyawan yang disiplin menerapkan K3, Kamis 10 Februari 2022.
General Manajer PT Uni Primacom H Mulyadi memberikan penghargaan kepada karyawan yang disiplin menerapkan K3, Kamis 10 Februari 2022.
SAMPIT – Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi perhatian serius Musirawas Group dalam menjalankan perusahaan. Dengan penerapan K3, angka kecelakaan kerja maupun tingkat fatalitas bisa ditekan. Dampaknya, produktivitas maupun kesejahteraan karyawan selalu terjaga.

Sebagai bentuk komitmen untuk membudayakan K3, perusahaan yang tergabung dalam Musirawas Group menggelar peringatan Bulan K3. PT Uni Primacom memperingati Bulan K3 dengan melaksanakan apel dan simulasi penerapan K3 bagi petugas spraying (semprot), pemanen, pekerja pabrik, dan tim pengendali kebakaran.

Kecelakaan kerja dan penanganannya juga disimulasikan, diantaranya petugas spraying yang keracunan obat pembasmi rumput dan kebakaran di pabrik akibat pengelasan. PT Uni Primacom juga memberikan penghargaan kepada para karyawan yang disiplin menerapkan K3.

Photo
Photo
Tenaga medis sedang simulasi menolong karyawan yang keracunan saat menyemprotkan pembasmi rumput dalam rangka peringatan Bulan K3 di PT Uni Primacom, Kamis 10 Februari 2022.

Ketua Panitia Bulan K3 PT Uni Primacom Arif Suprayitno mengatakan, peringatan bulan K3 bertujuan meningkatkan partisipasi semua pihak mewujudkan budaya K3 di semua lingkungan kerja.

Pantauan Radar Sampit di lokasi peringatan Bulan K3, kegiatan ini dihadiri GM PT Uni Primacom H Mulyadi, Kabag Humas Musirawas Group Anwaryono, Kabag PSDM Musirawas Group Dony Atmaja, manajer kebun dan manajer area PT HAL, manajer PKS 1 dan 2, KTU, dan staf perusahaan.

General Manajer PT Uni Primacom Ir H Mulyadi selaku inspektur upacara peringatan Bulan K3 mengatakan, K3 merupakan tantangan baru yang dinamis sehingga diperlukan strategi baru yang dapat menyesuaikan antara hunungan kerja dengan pengendalian potensi bahaya.

Potensi bahaya dihadapi pekerja di tempat kerja, namun ke depan dimungkinkan terjadi di luar tempat kerja. Untuk itu semua pihak termasuk pengawas ketenagakerjaan harus bisa berinovasi untuk menjaga dinamika perubahan agar tidak berdampak kepada kecelakaan atau pun penyakit akibat pekerjaan.

Kecelakaan kerja tidak hanya menyebabkan kematian, kerugian materi, moril dan pencemaran lingkungan, namun juga mempengaruhi produktivitas dan kesejahteraan masyarakat. Untuk itu, K3 diperlukan untuk mencegah dan mengurangi terjadinya kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta menjamin setiap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja mendapat perlindungan atas keselamatan dan menjamin setiap sumber produksi dapat dipakai dan dipergunakan secara aman, efisien, dan menjamin bahwa proses produksi dapat berjalan lancar.

”Kami mengimbau segenap karyawan PT Uni Primacom melaksanakan dan membudayakan perilaku K3, salah satunya dengan menggunakan alat pellindung diri (APD) dan berhati hati dalam setiap pekerjaan di setiap unit produksi baik di kebun dan pabrik, sesuai jenis pekerjaannya agar risiko kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja dapat terhindarkan,” ucap Mulyadi.

Wakil Direktur Operasional dan Umum Musirawas Group Djunta Marhaendro yang diwakili Kabag Humas Musirawas Group Anwaryono menyampaikan bahwa K3 harus dibudayakan sedari rumah hingga tempat kerja.  Dirinya bersyukur para pekerja secara berlahan mulai menyadari akan pentingnya memakai alat pelindung diri sehingga angka kecelakaan kerja bisa turun dari tahun ke tahun.

”Dulu pemanen kejatuhan tandan sawit, sekarang tidak ada lagi. Dulu petugas semprot keracunan, sekarang juga sudah nihil berkat disiplin dalam menggunakan APD,” kata Anwaryono.

Photo
Photo
PT Perkebunan Musirawas Citraharpindo dan PT Sumur Pandanwangi Hanau menggelar seminar tentang peningkatan kesadaran pentingnya K3 untuk mewujudkan zero eccident.

Peringatan Bulan K3 juga dilaksanakan PT Perkebunan Musirawas Citraharpindo dan PT Sumur Pandanwangi Hanau dengan menggelar seminar tentang peningkatan kesadaran pentingnya K3 untuk mewujudkan zero eccident demi menciptakan lingkungan yang aman. Seminar menghadirkan narasumber Edy Sutanto selaku pengawas ketenagakerjaan dari UPT Balai Pengawasan Ketenagakerjaan Sampit Disnakertrans Provinsi Kalteng.

Edy Sutanto memaparkan tentang peningkatan peran Panitia Pembina K3 di perusahaan dalam upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja melalui budaya K3. Panitia Pembina K3  merupakan wadah kerjasama antara pengusaha dan pekerja untuk mengembangkan kerjasama dalam penerapan K3. Tugasnya memberikan  saran dan pertimbangan  kepada pengusaha  mengenai K3.

Edy juga mengungkapkan permasalahan umum kurangnya perlindungan K3, jumlah kecelakaan kerja di Kotim dan Seruyan, kerugian akibat kecelakaan kerja, penyebab kecelakaan kerja, dan cara pencegahan kecelakaan kerja. (adv) Editor : Heru Prayitno