KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Seorang karyawan swasta bernama Dwi Fangga Ali Mashudi (32) ditemukan tewas setelah sebelumnya dilaporkan hilang akibat terseret arus Sungai Rungan, Desa Tumbang Kajuei, Kecamatan Rungan, Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Minggu (1/2) sekitar pukul 11.00 WIB.
Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo melalui Kapolsek Rungan Ipda Muhamad Helmi Hakim mengatakan, jasad korban ditemukan terapung dalam posisi telungkup di Daerah Aliran Sungai (DAS) Rungan, tepatnya di Desa Luwuk Langkuas, sekitar tiga kilometer dari lokasi awal kejadian, Selasa (3/2).
Peristiwa tersebut bermula saat korban bersama tiga rekannya mencari lokasi untuk memancing. Setibanya di lokasi, korban diduga terpeleset dan terseret arus sungai yang deras.
“Rekan-rekan korban sempat berupaya memberikan pertolongan, namun derasnya arus sungai serta korban yang tidak mahir berenang menyebabkan korban hilang,” ujar Helmi.
Upaya pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri atas Polsek Rungan, Koramil Tumbang Jutuh, BPBD, Basarnas, serta masyarakat setempat. Tim mengerahkan lima perahu milik warga serta satu unit perahu karet dari Basarnas dan BPBD.
“Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari, jasad korban akhirnya ditemukan pada Selasa (3/2) sekitar pukul 06.55 WIB,” jelasnya.
Usai ditemukan, jasad korban yang diketahui berasal dari Kota Cilacap, Provinsi Jawa Tengah, dievakuasi ke Rumah Sakit Pratama Tumbang Talaken untuk menjalani visum et repertum.
“Setelah proses visum selesai, kami akan memfasilitasi koordinasi agar jenazah dapat segera dipulangkan ke kampung halaman di Kelurahan Kebonmanis, Kecamatan Cilacap Utara, Kota Cilacap, untuk dimakamkan,” terangnya.
Ia menambahkan, keberhasilan penemuan jasad korban merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh tim gabungan dalam operasi pencarian.
“Kami hadir untuk memberikan kepastian dan pelayanan terbaik kepada masyarakat, terutama dalam situasi darurat,” pungkasnya. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno