KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gunung Mas (Gumas) berencana menambah satu set alat berat pada tahun anggaran 2026. Langkah ini dilakukan untuk mempercepat perbaikan ruas jalan yang selama ini harus antre bergantian menunggu alat berat.
Bupati Gumas Jaya Samaya Monong mengatakan, pada tahun anggaran 2025, Pemkab Gumas sudah melakukan pengadaan satu set alat berat yang terdiri dari satu unit ekskavator, satu unit motor grader, dan satu unit vibrator soil compactor. Saat ini, alat berat tersebut sedang menangani kerusakan jalan di berbagai kecamatan.
“Alat berat keliling untuk memperbaiki kerusakan jalan di seluruh kecamatan. Penanganan satu ruas jalan tidak bisa selesai dalam satu hari, tetapi membutuhkan waktu 2–3 minggu,” ujar Jaya, Rabu (28/1).
Menurutnya, penambahan satu set alat berat pada tahun 2026 diperlukan untuk mempercepat proses pengerjaan ruas jalan yang masih belum fungsional, sekaligus mendukung program unggulan Pemkab Gumas, yakni Tambun Bungai. Program ini terdiri dari lima pilar, yaitu Tambun Bungai Maju, Sehat, Cerdas, Mandiri, dan Bermartabat.
“Penambahan alat berat bertujuan mempercepat penanganan ruas jalan kabupaten agar bisa dilalui atau fungsional,” katanya.
Jaya menambahkan, pengadaan alat berat juga merupakan bagian dari upaya membangun infrastruktur dalam lima tahun ke depan melalui program Tambun Bungai Maju. Dengan memiliki alat berat sendiri, Pemkab Gumas bisa menangani keadaan darurat di lapangan tanpa menunggu penyewaan dari pihak ketiga.
“Kami yakin, apabila infrastruktur jalan dan jembatan sudah baik, akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi,” ujarnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gumas, Baryen, mengatakan keberadaan alat berat memungkinkan penanganan ruas jalan dan jembatan secara mandiri dan darurat tanpa harus menunggu alat dari luar. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno