KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com - Warung kopi biasanya identik dengan obrolan santai. Namun, suasana berbeda terasa di Warung Acil Mini, Bundaran III Jalan Ahmad Yani, Kuala Pembuang, Jumat (9/1/2026).
Di tempat sederhana itu, jajaran Polres Seruyan duduk semeja dengan warga, mendengarkan langsung keluh kesah dan aspirasi masyarakat dalam program bertajuk Jumat Curhat.
Agenda yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB tersebut menjadi ruang dialog terbuka antara kepolisian dan warga Kuala Pembuang II, Kecamatan Seruyan Hilir.
Dipimpin Wakapolres Seruyan Kompol Hendry, kegiatan ini dihadiri sejumlah pejabat utama Polres Seruyan, di antaranya Kabag Ops AKP Afif Hasan, Kabag Log AKP M. Nelson, Kasat Binmas AKP Eko Muji Hartono, serta KBO Satreskrim Iptu Meldawati.
Dari unsur masyarakat, perwakilan warga seperti Hasyim dan Bahruddin hadir menyampaikan langsung suara lingkungan mereka.
Kompol Hendry menegaskan, Jumat Curhat merupakan komitmen Polri untuk membuka ruang komunikasi dua arah dengan masyarakat.
“Ini adalah kebijakan pimpinan Polri agar kami bisa lebih dekat dengan masyarakat, menyerap saran, masukan, bahkan kritik, untuk kemudian ditindaklanjuti,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan warga tentang layanan Call Center 110 yang aktif 24 jam sebagai saluran pengaduan cepat. Menurutnya, layanan tersebut diperkuat oleh peran Petugas Pemantau dan Pengawas (Pamapta) yang siaga di lapangan.
“Pamapta adalah wajah transformasi pelayanan Polri yang presisi dan humanis. Setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.
Apresiasi datang dari warga. Hasyim, salah satu perwakilan masyarakat, mengaku merasa terbantu dengan kehadiran langsung jajaran Polres Seruyan.
“Kami sangat mendukung kegiatan seperti ini. Call Center 110 benar-benar membantu. Warga jadi merasa lebih aman karena tahu harus menghubungi siapa jika ada gangguan keamanan,” tuturnya.
Menanggapi hal tersebut, Kasat Binmas AKP Eko Muji Hartono berharap dukungan masyarakat terus berlanjut.
Ia meminta warga turut menyosialisasikan Call Center 110 di lingkungan masing-masing. “Sinergi polisi dan masyarakat adalah kunci menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tandasnya. (rdw/fm)
Editor : Farid Mahliyannor