KUALA KURUN, radarsampit.jawapos.com - Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Gunung Mas (Gumas) menyerahkan bantuan senilai Rp81 juta kepada panitia Tiwah Massal di Ulek Luwang, Kelurahan Tehang, Kecamatan Manuhing Raya.
"Bantuan itu diberikan untuk digunakan membayar upah Laluh Basir. Ini merupakan salah satu bentuk dukungan yang diberikan pemerintah daerah untuk pelaksanaan ritual tiwah," ucap Kepala Disbudpar Kabupaten Gumas Hansli Gonak, Sabtu (29/11).
Dia menyampaikan, berdasarkan informasi yang disampaikan panitia Tiwah Massal Ulek Luwang, jumlah anggota keluarga yang ditiwahkan sebanyak 14 arwah.
"Sedangkan sumber dana berasal dari pemerintah daerah, swadaya anggota Tiwah dalam bentuk iuran dan ada sumbangan sukarela dari masyarakat yang berkunjung," terangnya.
Sekarang ini, keberadaan ritual tiwah menghadapi tantangan di tengah deras arus globalisasi, yakni era teknologi yang semakin maju membuat banyak tradisi yang mulai ditinggalkan karena dianggap ketinggalan zaman. Akibatnya warisan leluhur perlahan-lahan mulai terkikis.
"Kondisi itu sangat memprihatikan karena warisan leluhur menjadi kekayaan budaya yang tidak ternilai harganya, serta sebagai identitas suatu suku atau kelompok masyarakat, serta bentuk penghormatan kepada leluhur dan arwah oleh umat Kaharingan," jelasnya.
Dia menekankan pentingnya menjaga dan lestarikan ritual tiwah. Masyarakat terus berperan aktif dalam lestarikan ritual tiwah sehingga tidak akan tergerus perkembangan zaman, tetap menjadi kebanggaan bagi generasi mendatang.
"Ritual tiwah bukan sekadar kegiatan keagamaan, tetapi merupakan warisan leluhur yang mempunyai nilai budaya tinggi dan identitas diri masyarakat," ujarnya.
Dia menambahkan, ritual tiwah juga mempunyai potensi besar sebagai daya tarik wisata. Apabila dikelola dengan baik, maka ritual ini dapat menarik minat wisatawan lokal hingga mancanegara, serta memperkuat sektor pariwisata di Kabupaten Gumas. (arm/yit)
Editor : Heru Prayitno