SUKAMARA – Setelah melalui berbagai tahapan seleksi, Muhammad Lintang Susanto dan Elma Astutie resmi terpilih sebagai Ujang dan Aluh Sukamara 2025. Ajang pemilihan yang digelar Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sukamara tersebut diikuti 24 peserta perwakilan sekolah dan kecamatan se-Kabupaten Sukamara.
Wakil Bupati Sukamara, Nur Efendi, saat menutup kegiatan mengatakan bahwa generasi muda merupakan kelompok yang paling dekat dengan teknologi dan media sosial. Karena itu, ia menilai anak muda penting untuk mengambil peran sebagai penggerak perubahan, mengedukasi masyarakat, serta membantu pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata.
“Pemilihan Ujang dan Aluh Pariwisata menjadi penting untuk menanamkan kecintaan dan kepedulian remaja terhadap budaya serta pengembangan pariwisata di Kabupaten Sukamara,” ujar Nur Efendi saat acara penutupan di Gedung Balai Budaya, Sabtu (22/11) malam.
Menurutnya, ajang tersebut juga menjadi sarana tepat untuk melakukan promosi pariwisata dengan pendekatan fashion dan gaya kekinian. Ia berharap para finalis dapat menjadi duta wisata yang aktif berkarya dan berkontribusi dalam memajukan pariwisata daerah.
“Sebagai generasi milenial yang akrab dengan teknologi, saya yakin para finalis Ujang–Aluh memiliki banyak pemikiran brilian dan mampu menginisiasi inovasi dalam memperkenalkan keindahan pariwisata Kabupaten Sukamara,” katanya.
Nur Efendi juga mendorong para Ujang dan Aluh terpilih untuk memanfaatkan keterampilan digital dengan memadukan kreativitas agar potensi wisata Sukamara dapat dikenal lebih luas.
“Selamat kepada seluruh finalis Ujang–Aluh Pariwisata Kabupaten Sukamara. Teruslah maju, tunjukkan kreativitas terbaik, dan berikan kontribusi positif bagi kemajuan sektor pariwisata dan Kabupaten Sukamara secara umum,” tutupnya. (fzr/yit)
Editor : Heru Prayitno