Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Wabup Seruyan Buka Diseminasi AMPSR 2025, Ini Target yang Diincar.

M. Rifani Dewantara • Sabtu, 15 November 2025 | 20:17 WIB
SAMBUTAN: Wakil Bupati Seruyan Supian menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan diseminasi hasil kajian AMPSR 2025. FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT
SAMBUTAN: Wakil Bupati Seruyan Supian menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan diseminasi hasil kajian AMPSR 2025. FOTO: RIFANI/RADAR SAMPIT

KUALA PEMBUANG, Radarsampit.jawapos.com - Wakil Bupati Seruyan Supian membuka kegiatan Diseminasi Hasil Kajian Audit Maternal Perinatal Surveilans Respon (AMPSR) 2025 yang digelar sebagai evaluasi sekaligus penguatan layanan kesehatan ibu dan anak.

Dalam sambutannya, Supian menegaskan bahwa kualitas pembangunan kesehatan dapat tercermin dari membaiknya indikator kesehatan ibu dan anak.

Ia menyebut data sensus penduduk 2020 menunjukkan Angka Kematian Ibu (AKI) nasional berada di angka 189 per 100.000 kelahiran hidup, sementara Angka Kematian Bayi (AKB) berada pada angka 16,85 per 1.000 kelahiran hidup.

“Target nasional sudah jelas. Tahun 2025, seluruh kabupaten/kota diharapkan mampu menurunkan AKI menjadi 122 per 100.000 kelahiran hidup dan AKB menjadi 12,62 per 1.000 kelahiran hidup,” katanya.

Menurutnya, audit maternal perinatal menjadi instrumen penting karena membuka ruang bagi tenaga kesehatan untuk menelaah kembali berbagai kasus kematian ibu dan bayi, sekaligus menggali penyebab dan solusi yang paling relevan untuk diterapkan di daerah.

Supian juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran kesehatan, termasuk fasilitas rujukan dan tenaga medis yang selama ini terus bekerja dalam peningkatan layanan.

Ia menekankan bahwa penurunan AKI dan AKB hanya dapat dicapai melalui strategi terpadu, mulai dari peningkatan akses layanan kesehatan, kualitas pelayanan, pemberdayaan masyarakat, hingga tata kelola yang lebih kuat.

“Melalui AMPSR, kita tidak hanya mencari akar masalah, tetapi juga memperkuat kolaborasi antarfasilitas kesehatan dan berbagi pengalaman nyata dalam penanganan kasus maternal dan perinatal,” pungkasnya  (rdw/fm)

Editor : Farid Mahliyannor
#pemkab seruyan #Kegiatan #Diseminasi