Radar Utama Kalteng Metropolis Hukrim Nasional Olahraga Featured Hiburan Serba Serbi Opini Oto Tekno

Gerakan Pangan Murah Serentak Digelar di 17 Kecamatan se-Kotawaringin Timur

Heny Pusnita • Sabtu, 30 Agustus 2025 | 20:18 WIB
PANGAN MURAH : Gerakan Pangan Murah yang diadakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim di Taman Kota Sampit dan juga digelar serentak di seluruh kecamatan, Sabtu (30/8/2025). FOTO : HENY
PANGAN MURAH : Gerakan Pangan Murah yang diadakan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim di Taman Kota Sampit dan juga digelar serentak di seluruh kecamatan, Sabtu (30/8/2025). FOTO : HENY

SAMPIT, Radarsampit.jawapos.com - Gerakan Pangan Murah (GPM) yang diselenggarakan secara rutin oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Taman Kota Sampit, kembali digelar serentak di seluruh kecamatan.

"Di Kotim ada 17 kecamatan yang ditargetkan menjual beras SPHP masing-masing kecamatan 7 ton," ujar Sepnita, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim.

Selain beras, adapula sejumlah komoditas yang diperjualbelikan mulai dari jam 08.00-12.00 siang di Taman Kota Sampit, Sabtu (30/8). Penjualan kali berlangsung hingga siang, untuk memaksimalkan target penjualan bertepatan dengan momentum Pawai Pembangunan yang ramai dipenuhi masyarakat di Taman Kota Sampit.

"Tadi pagi juga kami bersama Wakil Bupati Kotim Irawati dan Bulog Sampit juga hadir menyaksikan zoom meeting GPM serentak di seluruh kecamatan Se-Indonesia yang dibuka oleh Kemendagri," katanya.

Kegiatan ini mendapat dukungan Badan Urusan Logistik (Bulog) Sampit selaku penyedia beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). 

"Kita melihat hasil produksi beras melimpah, namun harga beras di pasaran masih cukup tinggi. Karena itu, Gerakan Pangan Murah ini salah satu cara pemerintah menjaga stabilitas harga pangan dan menjaga ketersediaan bahan pokok bagi masyarakat," katanya.

Sepnita mengatakan pada tahun 2025 ini mentargetkan 10 kali kegiatan Gerakan Pangan Murah. Dan, pelaksanaan GPM kali ini merupakan yang ke-17 kalinya.

"Tahun ini targetnya hanya 10 kegiatan dan sekarang sudah 17 kali. Ada yang digelar tidak menggunakan anggaran, karena sebagian dilaksanakan di beberapa kelurahan dengan fokus pada penjualan beras SPHP," ujarnya.

Pada kesempatan kali ini, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kotim menyediakan sejumlah komoditas pangan seperti Beras SPHP sebanyak 3,5 Ton seharga Rp 60.000 per 5 kg, gula pasir sebanyak 200 kg dengan harga Rp 16.000 per kg, telur ayam ras sebanyak 80 tray dengan harga Rp 50.000per kg, bawang merah sebanyak 50 kg seharga Rp 40.000 per kg, bawang putih sebanyak 50 kg seharga Rp 30.000 per kg dan minyak goreng Kita sebanyak 3 dus seharga Rp 15.000 per liter.

Baca Juga: Akses Pembiayaan Koperasi Merah Putih Dipermudah melalui Himbara, Regulasi segera Dirampungkan

Selain itu, juga ada disediakan aneka buah-buahan dan sayuran segar hasil panen petani lokal Sampit seperti Melon sebanyak 40 kg seharga Rp 20.000 per kg, tomat sebanyak 5 kg seharga Rp 5000 per bungkus, Ubi dan Pare sebanyak 12 kg dengan harga Rp 12.000 per kg, cabai rawit sebanyak 5 kg dengan harga Rp 12.000 per bungkus, cabai keriting sebanyak 3 kg seharga Rp 10.000 per bungkus dan sawi, bayam, selada seharga serba Rp 5000.

"Gerakan Pangan Murah akan terus diadakan hingga Desember 2025. Khususnya, di kelurahan dan kecamatan diarahkan untuk ikut memasarkan dan menjual beras SPHP agar masyarakat mudah mendapatkan beras dengan harga terjangkau dan stabilisasi harga beras di pasaran diharapkan bisa stabil," tandasnya. (hgn/fm)

 

Editor : Farid Mahliyannor
#gerakan pangan murah (gpm) #serentak digelar #ketahanan pangan #pasar murah