PALANGKA RAYA, Radarsampit.jawapos.com – Seekor ular jenis cincin emas yang dikenal mematikan dan lebih agresif dari kobra, melilit di dahan pohon rambutan di halaman rumah warga Jalan Petuk Katimpun, Palangka Raya.
Lokasi keberadaan ular tersebut bahkan berada tepat di jalur keluar masuk, satu-satunya penghuni rumah.
Mendapat laporan warga, Tim Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Palangka Raya segera diterjunkan ke lokasi bersama tim Karhutla Provinsi Kalimantan Tengah.
Koordinator Tim Rescue Damkar, Sucipto membenarkan bahwa ular tersebut merupakan spesies yang sangat berbahaya.
“Jenisnya ular cincin emas atau biasa disebut juga ular tatak emas. Spesies ini memiliki bisa yang sangat kuat dan dikenal lebih cepat mematikan dibanding ular kobra,” jelas Sucipto, Jumat (1/8/2025).
Setibanya di lokasi, Tim Rescue Regu 3 yang telah mengenakan APD lengkap langsung melakukan penyisiran dan pengamanan area.
Ular ditemukan melilit kuat di dahan pohon rambutan yang cukup menyulitkan evakuasi. Namun berkat kerja sama yang solid antara Damkar dan tim Karhutla, ular berhasil diturunkan dan diamankan tanpa menimbulkan korban.
“Proses evakuasi berjalan aman. Ular langsung kami masukkan ke dalam karung khusus dan dibawa jauh dari permukiman warga untuk dilepasliarkan kembali ke alam bebas,” lanjut Sucipto.
Evakuasi ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang sempat panik dan tidak berani mendekati lokasi karena khawatir dengan tingkat bahaya ular tersebut.
Sucipto mengimbau warga agar segera melapor ke petugas jika melihat satwa liar berbahaya di lingkungan mereka.
“Jangan coba menangani sendiri. Laporkan segera agar bisa kami tangani dengan aman dan sesuai prosedur,” imbaunya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor