PALANGKA RAYA - Teriakan histeris menghebohkan warga Jalan Temanggung Kanyapi III, Palangka Raya. Luapan emosi dan terkejut itu dilakukan seorang ibu rumah tangga (IRT) bernama Latief.
Rasa seakan setengah mati juga dirasakannya. Hal itu lantaran tiba-tiba tidur nyenyaknya terusik dengan kehadiran seekor ular piton sepanjang 1,3 meter yang masuk kamar.
Ular itu jatuh dari atas plafon dan tepat mengenai bagian kaki, beruntung ular dengan lilitan ganas tersebut tidak sampai mematuk. Insiden yang tidak akan dilupakan oleh si IRT tersebut terjadi pada Minggu (28/7/24) malam.
Diduga ular itu mencari mangsa dan masuk ke dalam rumah melalui saluran pipa air conditioner (AC) rumah warga, pasalnya tidak menemukan adanya plafon rumah warga yang rusak. Untungnya, Latief panik dan langsung menghubungi tim rescue Damkar.
Tidak menunggu lama, tim tiba di lokasi dan berhasil melakukan penanganan dengan menangkap ular sawa tersebut.
Latief mengatakan, ia dan keluarga tidak mengetahui adanya ular masuk. Bahkan tidak kan menyangka kejadian menimpa dirinya, terlebih ular itu terjatuh dari bagian atas dan mengenai kakinya.
“Kami sedang asyik tidur. Tidak tahu dari mana. Tiba-tiba ular jatuh dan kena kaki, saya teriak dan menjerit,” ujarnya.
Ia menambahkan, adanya ular baru pertama kali dan sangat syok lantaran peristiwa tersebut. Dirinya tetap berterima kasih atas respons cepat tim rescue Damkar.
"Terima kasih cepat dalam penanganan. Tetapi tetap saya kaget dan langsung keluar kamar dan membawa anak-anak saya keluar dari rumah serta meminta pertolongan," katanya usai menyaksikan ular dievakuasi petugas.
Sementara, Kepala Seksi Pengendali, Operasi dan Komunikasi, Diskarmat Kota Palangka Raya, Sucipto mengatakan, pihaknya mendapat informasi kemunculan ular sekitar pukul 21.00 WIB dan langsung menuju lokasi.
Setelah sampai di lokasi, berbekal peralatan yang safety dan alat penjepit khusus ular, pihaknya bersama tim rescue kemudian mengevakuasi ular yang masih muda tersebut dari dalam kamar warga.
"Proses evakuasi tidak sulit dan memakan waktu sekitar 30 menit dari dalam kamar rumah warga yang kemudian kami masukkan ke dalam karung," ucapnya.
Sucipto menambahkan, berdasarkan hasil pemeriksaan ular tersebut diduga masuk melalui saluran pipa AC milik warga, Ular diduga masuk ke dalam rumah warga karena mencari lokasi yang lembab serta mencari mangsa yang berkeliaran di rumah warga, yakni tikus.
Dirinya juga meminta kepada masyarakat agar tidak menangani sendiri hewan liar dapat segera menghubungi Call Center 112 Palangka Raya.
”Ular ini diduga mencari tikus dan memang ular ini sering berada di tempat lembab. Untung tidak ada yang dililitnya,” tandasnya. (daq/fm)
Editor : Farid Mahliyannor