NANGA BULIK, radarsampit.jawapos.com — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau menyalurkan 10.000 liter air bersih kepada warga dan sekolah yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau, Kamis (30/7/2026). Bantuan disalurkan ke dua lokasi, yakni SMPN 4 Bulik dan permukiman warga di BTN Garuda RT 09, Desa Kujan, Kelurahan Nanga Bulik, Kecamatan Bulik.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, mengatakan penyaluran dilakukan sejak pukul 12.00 hingga 14.25 WIB sebagai tindak lanjut atas permohonan bantuan yang diterima BPBD.
"Penyaluran air bersih ini dilakukan berdasarkan permohonan yang masuk ke BPBD. Untuk kegiatan hari ini, tim merespons dua lokasi yang membutuhkan pasokan air," kata Hendikel.
Musim kemarau yang melanda Kabupaten Lamandau menyebabkan sejumlah sumur warga mengering sehingga masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk memasak, mencuci, dan mandi. Kondisi tersebut dialami salah seorang warga, Rita, yang mengaku pasokan air sumur di rumahnya terus menipis sehingga mengganggu aktivitas harian keluarganya.
Untuk mendukung distribusi, BPBD mengerahkan Tim Reaksi Cepat (TRC) dengan satu unit truk tangki, satu unit mesin pompa, serta tiga gulung selang berdiameter 1,5 inci.
Hendikel mengimbau masyarakat yang mengalami kelangkaan air bersih agar segera berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan setempat, maupun melapor langsung ke BPBD Kabupaten Lamandau agar bantuan dapat ditindaklanjuti secara bertahap.
"Kami juga mengimbau kepada masyarakat apabila ada kendala air bersih agar menghubungi BPBD atau kantor kelurahan terdekat, sehingga kami dapat memberikan bantuan semaksimal mungkin," ujarnya. (bib/yit)
Editor : Heru Prayitno